JAKARTA, beritasatu.com – Pelari cepat Kenya Faith Kipiegan menciptakan sejarah dengan menjadi atlet putri pertama yang meraih tiga medali emas Olimpiade berturut-turut di nomor 1.500m dengan penampilan memukau di nomor jarak menengah. , Sabtu (10/8/2024).

Read More : Prediksi Susunan Pemain, Akamsi Akan Debut Bersama Timnas Indonesia

Atlet berusia 30 tahun yang juga peraih emas Olimpiade 2016 dan 2020 itu menunjukkan teknik sempurna di Stade de France hingga mengamankan medali emas dengan memecahkan rekor Olimpiade dengan catatan waktu 3 menit 51,29 detik, lapor AFP. .

Medali perak diraih atlet Australia Jessica Hull dengan catatan waktu 3 menit 52,56 detik, sedangkan medali perunggu diraih atlet Inggris Georgia Bell dengan catatan waktu 3 menit 52,61 detik.

Kipagan yang pernah menjadi juara dunia di ajang yang sama kini dianggap sebagai pelari jarak menengah terbaik. Pemenang nomor 1.500m putri Olimpiade Paris 2024 Faith Kipyegon dari Kenya (tengah) dengan peraih medali perak Jessica Hull keluar. Australia (kiri) dan Georgia Bell dari Inggris yang meraih perunggu (kanan) pada Sabtu, 10 Agustus 2024, di Saint-Denis, Prancis. – (AP/Matthias Schrader)

Dalam balapan tersebut, Kipagon membiarkan Gudaf Sege memimpin terlebih dahulu, sebelum melakukan serangan balik dan menyalip pelari Ethiopia itu setelah lap pertama.

Read More : Dukung PON 2024, Kemenpora Sediakan Rp 516 Miliar

Tsege sempat memimpin saat bel berbunyi, tetapi segera tertinggal saat Kipaegan meraih pole. Pada 200 meter terakhir, Kipagan tertinggal jauh dari rivalnya, meskipun Hull dan Bell melakukan yang terbaik untuk mengejar ketinggalan.

Atlet Kenya melewati garis finis dengan kecepatan tinggi untuk memenangkan medali emas Olimpiade di nomor 1.500m, suatu prestasi luar biasa dalam sejarah.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *