Paris, Beritasatu.com – Ganda putra Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin sukses mempertahankan medali emas Olimpiade pada final Olimpiade Paris 2024, Minggu (4/8/2024) Mereka menang 21-17, 18-21 dan 21-19.
Read More : Pelatih Timnas Indonesia Lakukan Rotasi Pemain di Perebutan Tempat Ketiga Piala AFF U-16 2024
Lee Yang dan Wang Chi-lin menjadi pasangan ganda putra pertama dalam sejarah yang memegang medali emas Olimpiade. Di Olimpiade Tokyo 2020, Li/Wang mengalahkan duo Tiongkok lainnya, Li Jun Hui/Liu Yu Chen, untuk merebut emas.
Usai pertandingan, Lee Yang mencium lapangan untuk mengucapkan selamat tinggal pada permainan yang ia ikuti. Atlet yang akan berulang tahun ke-29 pada 12 Agustus ini memastikan akan gantung raket usai Olimpiade Paris 2024.
“Ini terakhir kalinya saya bermain, jadi saya mengucapkan selamat tinggal di lapangan,” kata Lee seperti dikutip dari situs resmi Olimpiade.
“Saya akan melanjutkan pendidikan menjadi pelatih dan bisa membantu perkembangan bulutangkis,” imbuhnya.
Lee mengaku perjalanan kariernya mengecewakan selama tiga tahun terakhir sejak menjuarai Olimpiade Tokyo 2020. Hal ini menghambat kinerja mereka karena masalah kesehatan dan cedera.
Sejak meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020, duo peringkat dunia itu hanya berhasil menjuarai Japan Open 2024, perempat final All England di BWF, Swiss Open, dan Kejuaraan Asia.
“Kami tidak bermain bagus. Kami mendengar beberapa orang mengatakan bahwa kami tidak cukup baik untuk mewakili negara kami. Namun, meskipun kami tergabung dalam grup yang sangat sulit, kami tetap meraih medali emas,” kata Lee.
“Kami mengalami banyak pasang surut, namun kami menemukan cara untuk menang. Setelah pengundian, kami tahu bahwa setiap pertandingan akan sulit. Terlepas dari semua komentar negatif, kami tumbuh dan upaya kami sangat berharga, “ucapnya Wang. .
Read More : Profil Naufal Takdir Al Bari: Pesenam Indonesia Yang Meninggal Di Rusia, Dunia Berduka!
Lee Yang/Wang Chi-lin menjadi pasangan ganda putra pertama yang sukses mempertahankan medali emas Olimpiade. Sebelumnya, Fu Haifeng dari China meraih dua medali emas berturut-turut dengan pasangan berbeda di ganda putra di Olimpiade.
Pada Olimpiade London 2012, Fu meraih emas bersama rekannya Cai Yun. Empat tahun kemudian, Fu Haifeng berhasil memperoleh emas tersebut dengan sekutu barunya, Zhang Nan.
Taiwan meraih dua medali emas bulu tangkis di Olimpiade saat Lee Yang/Wang Chi-lin mempertahankan emasnya. Taiwan memiliki jumlah emas yang sama dengan China dan Korea Selatan.
Indonesia merupakan peraih medali emas Olimpiade terbanyak dengan tiga medali emas di bulutangkis ganda putra. Namun sejak Marquis Guido/Hendra Setiawan meraih emas di Olimpiade Beijing 2008, Indonesia belum pernah meraih medali lain (termasuk perak dan perunggu) di ganda putra.
Pada Olimpiade Paris 2024, ganda putra Indonesia Fajr Alfian/Muhammad Rian Artianto dan ganda Tiongkok Liang Weikeng/Wang Chang keluar di babak 16 besar untuk meraih perak.