Jakarta, Beritasatu.com – Selebriti Nikita Mirzani sangat yakin Wadel Bajide akan ditangkap polisi. Hal itu diungkapkannya saat diperiksa di Polres Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2024).
Read More : Mengenal Spesifikasi Lexus LX 600, Mobil RI 36 yang Jadi Sorotan
Diketahui, Nikita Mirzani melaporkan Wadel Bajideh atas dugaan kontak seksual dan aborsi paksa terhadap putrinya Laura Mezani Naseru Asri atau akrab disapa Loli. Laporan kasusnya tertuang dalam LP/B/2811/IX/2024/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya.
Usai ujian selama 2 jam, Nikita Mirzani terlihat sangat bahagia. Ia bahkan optimistis Wadel Bagjide akan segera mengenakan kemeja oranye karena akan menjadi tersangka. “1 juta persen,” kata Nikita sambil tersenyum.
Aktris yang membintangi film Comic 8 ini pun mengaku lega akhirnya bisa lolos ujian. Dia yakin laporannya sudah ditingkatkan ke tahap investigasi. Nikita Mirzani, Lolly dan Vadel – (Instagram/-)
Nantinya, pada tahap ini, penyidik polisi akan kembali memanggil pelapor yakni Wadel Bajideh.
“Alhamdulillah lega, sudah selesai, tidak ada BAP lagi. Sudah selesai, saya tinggal menunggu pelapor menelepon saya,” kata Nikita Mirzani.
Sebelumnya, kuasa hukum Wadel Bajideh, Razman Arif Nasution mengkritik status kasus kliennya yang masuk ke tahap penyidikan.
Read More : Sebelum Kecelakaan, Siswi SMK Lingga Kencana Kirim Pesan Minta Dijemput
Kuasa hukum Wadel Bajideh, Razman Arif Nasution mengkritik keputusan polisi yang menaikkan status laporan Nikita Mirzani terhadap Wadel Bajideh ke tahap penyidikan. Menurut Razman Arif Nasution dalam video yang diunggah ke media sosial, Senin (28/10/2024), keputusan tersebut membingungkan pihaknya dan terasa aneh, sebab Wadel Bajideh hanya diperiksa satu kali untuk dimintai keterangan.
“Klien kami hanya diperiksa satu kali untuk keperluan klarifikasi, dan bukti yang diajukan hanya KTP dan KK saja, tidak mengarah kemana-mana. Makanya kami bingung, tidak jelas, tidak jelas,” kata Razman.
“Bagaimana cara orang memeriksa izinnya lalu mengambil sidik jarinya? Ini prosesnya saya ingatkan di awal, jangan melanggar SOP,” lanjutnya.
Posisi saat ini, Waddell hanya memeriksa satu kali dalam tahap klarifikasi, masih belum ada pertanyaan mengenai kasus tersebut, kata Razman.