Malang, Beritasatu.com – Nasapa Malang, Jawa Timur. Faktanya, banyak tanaman tanaman mereka menyerang penyakit sampai akhirnya rusak dan mati. Faktanya, harga Pepper sudah meningkat, sehingga pendapatan petani juga merupakan panen.
Read More : 6 Kecelakaan Pesawat Terjadi Selama Nataru 2025, Azerbaijan Airlines Jatuh hingga Jeju Air Terbakar
Mustami’in, Kedungk -gundul, kata seorang petani di Malang mengatakan banyak tanaman yang ditanam rusak dan dibunuh.
Dia curiga bahwa penyebab paprika sayuran telah jatuh akhir -akhir ini karena hujan besar.
Dia terpaksa membeli obat -obatan sehingga tanaman selamat. Obat -obatan yang dibeli juga mahal dan karenanya menambah biaya operasi. Ada fungisida obat dan jeruk nipis yang dilemparkan di sekitar tanaman sehingga mereka tidak membunuh mereka.
“Kondisi ini sudah mati, jadi pemeliharaan ditambahkan, jadi pemeliharaannya sangat sama dengan musim panas, jika tetap sulit, para petani kalah,” kata Selasa (14.02.2012).
Dia juga mengatakan bahwa dalam kondisi baik tanamannya dapat menciptakan kuintal. Karena kondisi banyak tanaman yang terkena penyakit ini, panen hanya 50-60 kilogram.
Read More : Bisakah Mengusir Nyamuk dengan Ponsel? Ini Aplikasinya
Untuk harga jual untuk petani, katanya, 70.000 rp. 80.000 per kilogram, tergantung pada kondisi lada.
Meskipun harganya mahal, banyak tanaman merusak penyakit ini, dan petani lain terus mengendalikan tanaman. Tanaman mereka telah diserang pencurian. Petani sepakat untuk mengurus 24 jam selama harga Chili yang cukup bagus ini.