Bashoi, Beritasato.com – Kehadiran air informal di pencetakan utara GABA utara, langsung ke kota Segarajaya, distrik Tagaya mengeluh tentang nelayan. Ketersediaan Marinir Pantai ke Pusat Laut adalah dengan jejaring sosial.

Read More : One Fight Night 21: Sukses Lengserkan Eersel, Ini yang Bikin Bangga Alexis Nicolas

Rodin (40), nelayan, mengatakan bahwa kehadiran laut dibuat dan bahwa nelayan lain sulit ditemukan ikan. Karena pantai, para nelayan harus melihat di tengah laut. – (Beritsatu.com/eka Jaya Sama Sama)

“Sulit untuk menemukan ikan saat ini. Di masa lalu, jauh dari laut yang diterima dari ikan, kita sekarang harus pergi ke kapal besar jika kita bertemu pada hari Selasa (11/15/20).

Menurut kehadiran mereka dari pagar laut yang menurut masyarakat paling penting, nelayan dapat menemukan ikan hingga 40 kilogram. Tapi, bagaimanapun, Anda bisa mendapatkan 5 kilogram. Laut Chagar di kota Segarajaya, distrik distrik Angmajaya, Bakas Retaltad, mengeluh nelayan setempat. – (Beritsatu.com/eka Jaya Sama Sama)

“Jika 40 kilogram bisa mendapatkan susu, kadang -kadang lautan. Karena ada kawat laut, tampaknya sangat sulit. Pintu masuk jauh dari masa lalu,” tambahnya. 

Rodin setuju bahwa RP biasanya akan mendapatkannya. 400.000. Namun, setelah ketersediaan laut untuk mendapatkan 100.000. Menurutnya, banyak uang yang mudah terbakar.

Sementara di dekat laut dilakukan sebagai proyek untuk proyek ritme pelabuhan. Proyek ini merupakan hubungan antara pemerintah Barat dan sektor swasta. – (Beritsatu.com/eka Jaya Sama Sama)

Kepala Zura Ciara Cate disiarkan di West Juva Marinat Hit Nin Nir Niras Hit Nors Shop

Read More : BAC 2025: 4 Ganda Campuran Siap Memulai Perjuangan

Ahman mengatakan kepada perjanjian kerja sama bahwa TRPD telah setuju untuk mendirikan lokasi penangkapan ikan di Fishjaya (PPI), distrik Singajarary, Tarajaya.

“Sekarang bekerja sama, masing -masing kelompok berasal dari konteks perjanjian, salah satu tempat di daerah tersebut, termasuk pelabuhan Puerto.”

Lagi pula, kata Ahman, perjanjian pelabuhan sangat penting. Karena, penebangan dan memancing di luar ruangan dimuat di PPI.

“Lalu kita berada di Bumi, kita akan membangun TPI (Arsip Ikan), sehingga nelayan di masa depan fokus untuk membuat lelang ikan di TPI Paljaya, katanya.

“Sekarang, 50 hektar berkontribusi dari dua perusahaan, PT Tryx (mega Angged Xueenara), Trpn Ninn, TRPN dan Fer to Bker Rederness.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *