Los Angeles, Beritasatu.com – NASA dan Boeing meluncurkan misi Starliner berawak pertama ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dari Florida, AS, pada Rabu (6 Mei 2024). Dalam misi ini, dua astronot NASA diluncurkan ke luar angkasa.​

Read More : Topan Aghon Hantam Filipina, 7 Tewas dan Ribuan Orang Mengungsi

Misi tersebut diluncurkan dengan roket Atlas V United Launch Alliance (ULA) dari Space Launch Complex 41 di Space Force Station di Cape Canaveral, Florida, demikian laporan Antara, Kamis (6 Juni 2024).

ULA telah mengonfirmasi bahwa roket Atlas V tahap atas Centaur telah menyelesaikan pembakarannya di lepas pantai Newfoundland dan meluncurkan Starliner ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Uji terbang tersebut membawa astronot NASA Butch Wilmore dan Suni Williams ke Stasiun Luar Angkasa Internasional selama sekitar satu minggu untuk menguji pesawat ruang angkasa Starliner dan subsistemnya sebelum Program Kru Komersial NASA mengizinkan sistem transportasi untuk melakukan misi orbit ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Read More : Ini Peristiwa Penting Sebelum Iran Serang Israel

Pesawat luar angkasa tersebut sebelumnya dijadwalkan diluncurkan pada Sabtu (6 Januari 2024). Namun, misi tersebut dibatalkan beberapa menit sebelum penerbangan karena masalah teknis.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *