Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadim Makarim mengatakan, perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardikanas) tahun 2024 kali ini bertepatan dengan lima tahun perjalanan kemerdekaan.
Read More : Indofood Riset Nugraha Berikan Dana Riset Bagi 80 Mahasiswa S1 dan Gelar Simposium Pangan Nasional
Seluruh perjalanan ini berangkat dari keinginan kami untuk mengembalikan pendidikan Indonesia pada kejayaannya, yang merupakan gagasan yang diterima oleh Ki Hazar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia. Untuk sama-sama merdeka dalam proses belajar mengajar karena untuk membangun bangsa yang merdeka, Indonesia. butuh semangat kebebasan,” ujarnya kepada Indonesia. Dikatakannya pada upacara akbar Harkitnas di Arena GBK Senayan, Jakarta, Jumat (3/5/2024).
Menurutnya, diperlukan perjuangan dalam perjalanan menuju kebebasan. Pada tahun-tahun awal Merdeka Belazar, para guru merasa bingung dengan perubahan yang terjadi.
Ujian nasional konon sudah digantikan dengan asesmen nasional. RPA tidak harus berupa satu halaman, tidak harus panjang. Kurikulum independen kemudian memberikan kebebasan yang belum pernah dimiliki guru sebelumnya untuk berkreasi di kelas.
Begitu pula untuk pendidikan vokasi dan perguruan tinggi. Kolaborasi yang semakin erat antara sekolah kejuruan dengan perguruan tinggi dan industri telah menghasilkan semakin banyak inovasi. Dosen, ketua departemen, dekan, dan rektor mencari cara untuk memberdayakan mahasiswa untuk belajar di luar kampus.
Read More : Badan Gizi Nasional: Waspada Oknum Penipu Tawarkan Program Makan Bergizi Gratis
Kini, perguruan tinggi semakin termotivasi dan kompetitif untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempertahankan program kampus merdeka. “Kami telah mencapai titik ini sekarang karena langkah-langkah perubahan yang berani ini,” kata Menteri Nadeem.