JAKARTA, Beritasatu.com- Penjabat Ketua Umum (Plt) PPP Mohamed Mordiano mengatakan Kongres
Read More : Curhat Megawati Soal Posisinya di Red Sparks Diganti Vanja Bukilic
Masa seremonial PPP akan berakhir pada Desember 2025. Kita harus mempercepat karena situasi dan kondisi politik, kata Mordiano di Jakarta, Jumat (14/12/2024) malam, dilansir Antara.
Menurut dia, kecepatan Kongres PPP akan membuat pengurus terpilih memiliki waktu yang lama untuk mempersiapkan pemilu 2029.
Untuk itu, DPP PPP saat ini sedang menyelenggarakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukarnas) kedua untuk persiapan Kongres X yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, kata Mordiano.
Pada Mukarnas II, pengurus akan menetapkan jadwal Kongres PPP X dan tempat yang akan digunakan sehingga dapat menampung kader, pengurus, dan tamu undangan.
Ia mengatakan, โKongres PPP membutuhkan hotel yang besar karena hadir sekitar 1.000 orang pada pelantikan, sehingga perlu hotel dengan tempat yang mudah untuk singgah pesawat untuk mengangkut kader dari daerah.
Ia menambahkan, Mukarnas PPP II bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Pemilu 2024 dan Pilkada 2024, selain itu PPP ingin menjalin persatuan dengan kader-kader di DPP Indonesia.
Read More : 701 Peziarah NTT Ikut Misa bersama Paus Fransiskus di Timor Leste
Dikatakannya, kita juga sedang mempersiapkan langkah-langkah menyambut Kongres PP dan perlu adanya perubahan dalam pelaksanaan Kongres.
Ketua Dewan Pertimbangan DGP PPP Muhammad Romahurmuzi mengatakan, ada empat nama yang terpilih menjadi calon Ketua Umum PPP. Dari empat nama itu, dua berasal dari internal partai dan dua lagi dari luar
Dua nama orang dalam adalah Sandiaga Uno dan Taj Yasin. Menteri Sosial Sufullah Yusuf atau Gus Ipul dan mantan Panglima TNI Dudung Abdurach disebutkan.
Kandidat-kandidat ini akan dipilih pada Kongres PPP mendatang.ย