Jakarta, Beritasatu.com-Mahammadia, menekankan dukungan dari program nutrisi gratis yang dipicu oleh presiden Su Bomi Plab. Ini untuk melaksanakan Program Kesehatan Indonesia yang kuat (ASIK) dengan bekerja dengan Institute of Nutrition and Improvement (YLPKGI).

Read More : Terbukti Tenggelamkan Dante, Yudha Arfandi Divonis 20 Tahun Penjara

Rencana keren untuk mengadopsi metode Pethelix, yang mencakup kerja sama lima pihak yang berkepentingan, yaitu, pemerintah, dewan bisnis, lingkaran akademik, media dan masyarakat. Yayasan ini telah berhasil meluncurkan proyek percontohan di beberapa daerah seperti Kebumen, Jawa Tengah, Lintasan Kulon dari Josek, East Nusa Tenggar (NTT) dan Sulawesi Utara.

“Muhammadiyah adalah salah satu mitra ideal untuk memperluas rencana keren. Kolaborasi ini mencakup sekolah Muhammadiyah, partisipasi sehat di dapur dan gizi gizi yang terkait dengan pasukan kesehatan sekolah. Rencana makan,” Sabtu (14.12.2024).

Didik mengatakan Mohammedia telah menjadi salah satu mitra ideal untuk memperluas dampak dari rencana dingin. Didik mengatakan: “Ada ribuan jaringan sekolah Muhammadia dan sumber -sumber Mohammadia di Indonesia. Kami akan bekerja sama dengan YLPKGI sebagai bentuk bantuan bersama untuk mendukung pemerintah bebas pemerintah untuk rencana nutrisi nutrisi gratis.”

Pada saat yang sama, Abdul Movi, menteri sekolah menengah dan sekolah menengah, berterima kasih kepada inisiatif ini.

Read More : Profil Hasan Nasbi, Eks Jubir Prabowo-Gibran yang Kini Menjabat Kepala Kantor Komunikasi Presiden

“Kolaborasi antara YLPKGI dan Muhammadiyah adalah langkah strategis yang mendukung rencana diet yang sukses. Pendidikan dan kesehatan adalah dua elemen penting dari atasan cetak. Saya yakin rencana itu akan memiliki dampak yang signifikan pada generasi berikutnya dari Amerika Serikat:” ia menjelaskan .

Dalam metode yang berkelanjutan, rencana keren adalah bekerja dengan banyak pihak yang berkepentingan untuk mendukung rencana gizi gratis untuk mewujudkan cita -cita emas Indonesia pada tahun 2045. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *