Warga Tanjung Balay, Beritation.com – Tanjung Balay, Balay, Balay, Balay, terguncang dengan pembukaan Sumatra utara (Sumatra utara) dan pembukaan solusi aktif, residu yang tersisa dari Perang Dunia II.
Read More : Ini Susunan Tim Transisi Pramono-Rano Karno, Libatkan Ahok, Anies dan Jokowi
Solusinya ditemukan pada hari Kamis di Salil River (2/1/2025). Tim Jibom Ti dan Polisi Regional Sumatra Utara Jibom telah segera bertindak dengan menyerang dan menghilangkan senjata.
Ini dibuka oleh solusi besar melalui layar logam bernama Mikel. Besi mencari Sungai Silo, mereka menggunakan magnet untuk menemukan barang -barang besi. Tiba -tiba magnet yang digunakannya ternyata merupakan solusi peledak tinggi yang aktif.
Merasa mencurigakan, Mikel telah mengalami penyelidikan lebih lanjut dan menemukan solusi di bagian bawah sungai. Kemudian bawa mortir ke tanah dan petugas angkatan laut Lanal Tanjung melaporkan anak itu.
Mikel mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis, “kami mengatakan magnet, dan tiba -tiba, saya menyentuhnya, dan kami mengatakan kepadanya ke tanah,” kata Mikel untuk melapor kepada jurnalis pada hari Kamis (2 / / (2/1/2025).
Brigade Mobile Sumatra, brigade yang penuh gairah tahun ini, agunan kapal tanker tetap menjadi residu yang tersisa dari Perang Dunia Kedua, yang segera dihancurkan atau menjauh dari Tanjung-Bali.
Read More : Inflasi Terkendali, Harga Bahan Pokok Stabil Di Jakarta
Letnan Kolonel (P) Widdo Dwi Nugra, dan Lanal Tanajung Bali Ashaan mengkonfirmasi bahwa solusinya tinggi – sangat ditambahkan ke solusi.
“Alhamadulilla, kita dapat menghancurkan atau menjatuhkan nelayan di Balay di Balay, dan bom setelah Perang Dunia II,” ia menjelaskan penemuan kepahlawanan dan menjelaskan istirahatnya. Tetap tersisa. Perang Dunia Kedua.