Jakarta, Beraritasatu.com – Subway Pold Jaya mengungkapkan cara guru Al -Qur’an untuk W (40) pertama, bertemu dengan murid -muridnya di Kampung Dukuh, RT / RW 01/02, Cileake.
Read More : Mengenal Asal-usul Dive, Fandom Girlband Ive dari Starship Entertainment
Pemimpin Subway Jaya Hubungan Kepolisian dengan Hubungan Masyarakat Combs Paul Ae Ari Siam Indradi mengatakan bersalah mengklaim bahwa ia bermimpi bahwa tangannya sakit.
“Dan apa yang bisa menyembuhkan sperma korban,” kata Ae Ari ketika dia menghubungi jurnalis pada hari Kamis (30.03.2025).
Ade Ari mengatakan bahwa para guru korban yang dilakukan menggunakan rezim untuk menarik siswa mereka yang ingin menjadi manusia.
“Jadi para pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap korban anak -anak,” katanya.
Ade Ari melanjutkan, sejauh ini ada empat siswa di W Malest. Ini telah terjadi sejak 2021. Namun, tindakan terpidana yang ditemukan oleh salah satu orang tua pada siswa W. yang sebelumnya melaporkan dan ditangkap pada hari Rabu (29.01.2025).
Read More : Polisi Tahan Sopir Truk Tanah Penabrak Pemotor di Teluknaga Tangerang
Sekarang, W yang ditentukan dicurigai dari kasus ini. Dia didakwa dengan Pasal 76E _Juncto_ Pasal 82 dari undang -undang nomor 17 tahun 2016 tentang penentuan Perpu Nomor 1 pada tahun 2016 tentang perlindungan hukum.
“Guru Al -Qur’an, yang melanggar murid -muridnya, ditangkap di daerah Rankapanjang, Laut, Petir, Putri,” katanya.