Jakarta, Beritasatu.com – Mobil listrik Hyundai Ioniq 7 tertangkap kamera sedang diuji di jalanan Amerika Serikat (AS). Sports utility vehicle (SUV) tiga baris ini rencananya akan debut pada November 2024, tepat tiga tahun setelah konsep Seven diperkenalkan di ajang yang sama.

Read More : Indonesia-Malaysia Perkuat Hubungan Strategis Pengelolaan Kelapa Sawit

Pada Senin (19/8/2024), saat presentasi Carscoops, Spyshoot mengungkapkan bahwa mobil listrik barunya ini akan menunjukkan kesiapan produksi dari pabrikan asal Korea Selatan (Korsel). Ternyata ada beberapa bagian menarik dalam pengambilan gambar mata-mata tersebut.

Namun sepupu Kia EV9 diperkirakan akan diberi nama Ioniq 7, namun beberapa sumber menyebutkan mobil listrik tiga baris tersebut akan diberi nama Ioniq 9.

Hyundai mulai menguji prototipe Ioniq baru tepat satu tahun lalu. Spy shot terbaru mencakup foto eksterior dan interior. Model mobilnya tetap setia pada konsepnya, meski dengan beberapa perubahan.

Ada juga perubahan seperti pilar kaca yang lebih tebal, pintu dan kaca spion custom, velg lebih kecil, serta bumper dan perlengkapan pencahayaan yang didesain ulang. Meskipun ada modifikasi ini, SUV ini tetap mempertahankan lampu depan LED yang khas dan lampu belakang yang menonjol di sekitar jendela belakang.

Di dalam, panel instrumennya memiliki tampilan digital berukuran besar pada panel melengkung. Lalu ada konsol mengambang di tengah, serta segudang tombol di belakang kemudi.

Namun, desainer Hyundai menambahkan tombol fisik untuk pengatur suhu dan tombol yang sesuai untuk antarmuka audio. Terakhir, gagang pintu interior berbentuk bulat terlihat identik dengan yang ada pada Genesis GV60, meskipun housingnya dilengkapi kontrol kursi pada Hyundai Ioniq 7.

Read More : Begini Cara Kerja Fitur WhatsApp Summarize Chat dengan AI

Hyundai Ioniq 7 akan menjadi saudara dari Kia EV9, yang menampilkan varian terpanjang platform E-GMP grup Korea. Kia memiliki tenaga 215 hp (160 kW/218 hp) pada versi mesin tunggal dan 576 hp (430 kW/585 hp) pada model mesin ganda.

Mobil ini hadir dengan pilihan baterai 76,1 kWh atau 99,8 kWh, dengan paket yang lebih besar menawarkan perkiraan jangkauan EPA 304 mil (489 km).

Dalam gambar mata-mata, bagian mobil ini menunjukkan jangkauan 308 mil (496 km) dengan daya baterai 95%.

Perkiraan jarak berkisar dari minimum 204 mil (328 km) hingga maksimum 480 mil (773 km). Performa di atas bergantung pada kondisi jalan dan lalu lintas dan mungkin memerlukan pengemudi yang gesit dan fokus pada efisiensi. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *