Jakarta, Beritasatu.com – Mobil listrik Xiaomi versi ketiga telah muncul di China sebagai kendaraan listrik besar (EREV) bernomor N3. Model ini akan bersaing dengan SUV Aito M9 dan Li Auto L9 dari Huawei.
Read More : Pohon Tetap Berdiri di Samping Rumah Hancur Picu Teori Konspirasi Kebakaran Los Angeles
Gambar radikalisme ini mulai dipuji di Internet sejak 20 November 2024. Menurut informasi dari sumber di China, dilansir Carnevschin, Minggu (24/11/2024), mobil tersebut dibalut dengan kebencian, dan mobil tersebut dibalut dengan kebencian. terlihat menjalani pengujian di Tiongkok. . Omong-omong, ini adalah produk ketiga dengan merek Xiaomi. Rencananya mobil listrik ini akan diluncurkan pada tahun 2026.
Mobil ini memiliki logo “D14” di pintu kiri depan, seperti model Xiaomi lainnya yang menggunakan angka pada teks dan posisi yang sama.
Xiaomi N3 memiliki kap mesin yang panjang, pilar A yang tipis, dan garis atap. Mobil ini memiliki pelek lima jari dan kaca spion kecil. Bagian belakangnya terlihat besar, dengan banyak ruang untuk kursi baris ketiga.
Crossover ini juga dilengkapi dengan kamera di spakbor depan. Namun mobil ini tidak memiliki sensor LiDAR pada bagian atapnya.
Rencana produk Xiaomi yang dirilis sebelumnya mengungkapkan bahwa crossover N3 akan menggunakan sistem kendali jarak jauh. Sayangnya, belum ada informasi mengenai spesifik komponen dasar sistem ini.
Read More : Ayah Chandrika Chika Temui dan Minta Maaf kepada Yuliana Byun
Xiaomi kemungkinan akan menggunakan motor listrik selain V6 dan V8 miliknya, karena keduanya dirancang untuk sistem 800V berdaya tinggi, sedangkan model jarak jauh biasanya menggunakan sistem 400V.
Dalam waktu dekat, Xiaomi berencana meluncurkan mobil listrik keduanya, SUV bernama MKS11. Mobil listrik tersebut akan diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2025.