Jakarta Beritasatu.com – Kantor statistik Komunitas Eropa (Eurostat) menyatakan bahwa sekitar 9,5% populasi UE tidak akan mampu mentolerir cukup daging, ikan, atau makanan vegetarian setiap hari. Dua hari hingga 2023

Read More : Terancam Hukuman Mati, Suami Siri Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi

Dua puluh tujuh pejabat statistik mengatakan angka ini naik 1,2 poin persentase dibandingkan 8,3% pada tahun 2022.

โ€œSelain itu, angka UE akan fokus pada 22,3% orang yang berisiko miskin pada tahun 2023,โ€ kata laporan itu, seraya menambahkan bahwa angka ini juga meningkat sebesar 2,6 poin persentase pada Sabtu (13/7/2024).

Persentase penduduk berisiko kemiskinan tertinggi yang tidak dapat membeli cukup makanan terdapat di Slovakia (45,7%), diikuti oleh Hongaria (44,9%) dan Bulgaria (40,2%).

Di sisi lain, angka terendah tercatat di Irlandia (4,2%), diikuti oleh pemerintahan Siprus Yunani (5,0%) dan Portugal (5,9%).

Read More : 8 Rekomendasi Lagu yang Membawa Suasana Ceria dan Bahagia

Eurostat atau Kantor Statistik Komunitas Eropa adalah lembaga Komisi Eropa yang menyediakan informasi tentang Uni Eropa serta mendorong kerja sama dalam penggunaan metode statistik di negara-negara anggota.

Dua peran utama Eurostat adalah menyediakan informasi makroekonomi yang membantu Bank Sentral Eropa menetapkan kebijakan moneter euro. dan data taksonomi dan regional yang berkontribusi pada pembentukan kebijakan struktural UE.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *