Jakarta, Beritasatu.com – Perusahaan mobil China Chery memamerkan prototipe mobil terbang pada Konferensi Inovasi Global 2024 di Anhui. Dengan desain mirip helikopter, mobil terbang yang diberi nama Ground and Air Vehicles ini diklaim mampu terbang hingga jarak 80 kilometer.

Read More : 7 Rekomendasi Drakor yang Tayang pada Desember 2024, Salah Satunya Light Shop

Car News Kamis, Sabtu (19/10/2024), mobil terbang ini mengusung sistem hybrid dengan tiga sayap di kiri, kanan, dan belakang.

Mobil Bumi dan Udara memiliki tiga bagian utama yaitu pesawat terbang bersayap, ayam jago dengan kemudi dan pedal, serta sasis dengan ban. Prototipe ini dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal.

Mobil terbang tersebut memiliki jalur penerbangan dan darat mandiri yang dirancang untuk perjalanan jarak pendek di perkotaan guna mengatasi masalah kemacetan.

Chery sedang mengembangkan mobil terbang berdasarkan arsitektur cerdas, Chery S2ma, yang dirancang untuk membawa dua orang. Panjang penerbangan kurang dari 1.000 meter, kecepatan maksimum 129 kilometer per jam, dan durasi penerbangan 40 menit.

Diketahui bahwa mobil terbang bersifat listrik dan dapat lepas landas dan mendarat tanpa landasan pacu. ย Kebanyakan mobil terbang dibuat otonom, dengan campur tangan manusia dalam keadaan darurat.

Read More : BYD Masuk 5 Besar Merek Mobil Terlaris di Australia

Pesatnya pertumbuhan kecerdasan dan meningkatnya permintaan konsumen akan model perjalanan dan transportasi yang baik telah mendorong ekspektasi pasar konsumen.

Mobil terbang disebut-sebut akan menjadi bagian dari solusi yang ditawarkan produsen mobil pada produk transportasi masa depan.

Sejauh ini beberapa merek asal China sudah menguji produknya di pesawat, seperti Xpeng, GAC, SAIC, dan Geely.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *