Jakarta, Beritasatu.com – Dewan Kota Indramayu, Lucky Hakim, diancam dengan sanksi serius setelah dia meninggal selama Idul Fitri di Jepang, tanpa izin urusan internal dan gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Read More : Hasil Inter Milan vs Red Star Belgrade 4-0, Pesta Gol Tuan Rumah di San Siro

Menurut Dedi Mulyadi, Dewan Kota Indramayu, Lucky Hakim, menghubunginya untuk meminta maaf di luar negeri tanpa izin.

“Dia berkomunikasi tadi malam, dia meminta maaf untuk liburan di Jepang tanpa meminta izin.

Dedi Mulyadi mengatakan liburan di luar negeri benar -benar hak pribadi. Tetapi bagi pemikiran regional seperti gubernur, gubernur yang terhubung, bupati dan wakil gubernur, Menteri Urusan Internal dan surat mereka harus berlaku untuk Gubernur.

Read More : Tarif Parkir Mobil di Depan Stadion Si Jalak Harupat Rp 100.000!

“Hukumannya sulit, ya, itu bisa dilepaskan selama 3 bulan. Itu adalah disposisi, jadi kami melindungi diri kami sendiri,” kata Dedi Mullyadi tentang sanksi Lucky Hakim.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *