JAKARTA, Beritasatu.com – Meta mengumumkan telah menghentikan 6 kampanye propaganda yang dilakukan Israel dan China. Menurut The Verge, pada Kamis (30 Mei 2024), enam kampanye propaganda diblokir saat mereka berjuang untuk mempromosikan ide-ide politik terkini.

Read More : Midea Ekspansi, Resmikan Direct Service Center di Bekasi

Beberapa narasi tersebut diciptakan untuk mengubah opini masyarakat mengenai berbagai peristiwa yang menjadi perhatian dunia. Beberapa di antaranya adalah misinformasi mengenai kebijakan militer yang dilakukan Israel, kebijakan yang dilakukan pemerintah Tiongkok, dan dukungan Iran terhadap Israel.

“Kampanye propaganda ini dirancang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mempengaruhi wacana politik dan menciptakan ilusi dukungan yang lebih luas terhadap ideologi tertentu,” kata Mehta dalam sebuah pernyataan. Israel dan China diduga menyebarkan propaganda menggunakan kecerdasan buatan di berbagai platform milik Meta. – (Google/-)

Diketahui, kampanye propaganda tersebut menggunakan dua platform populer milik Meta, yakni Facebook dan Instagram. Para penjahat juga meningkatkan kampanye propaganda mereka, menggunakan akun palsu untuk memberikan dukungan, mempromosikan berita, dan melawan informasi yang sah.

Meta juga menjelaskan kampanye propaganda Israel. Mereka mengidentifikasi lebih dari 500 akun Facebook dan Instagram sebagai pelajar Yahudi lokal dan warga Afrika-Amerika. Akun-akun tersebut memuji tindakan militer Israel dan membahas anti-Semitisme di platform tersebut.

Read More : Persaingan Makin Ketat, Tesla Kembali Turunkan Harga Mobil Listrik

“Beberapa konten yang dibagikan oleh kedua jaringan tersebut kemungkinan besar dibuat menggunakan alat kecerdasan buatan yang kreatif,” tulis Meta. Akun kampanye Tiongkok memposting gambar yang dibuat oleh AI, sedangkan kampanye Israel memposting komentar yang dibuat oleh AI,” lapor Meta.

Kampanye pengaruh yang menggunakan kecerdasan buatan saat ini tidak cukup canggih untuk menghindari sistem deteksi yang ada saat ini, kata laporan itu.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *