Jakarta, Berteisito.com – Kementerian Komunikasi dengan Digital (Komigiiga), mengatakan, Indonesia adalah negara dengan tenggara. Mengingat hal ini, untuk membuat sejuta kodia magiya huilder hafid.

Read More : Top 5 News: Klarifikasi Nikita Mirzani gegara Status El Rumi dan Syifa Hadju hingga Surat Edaran Waspada Ancaman Gempa Megathrust

Mission Kootya Hafid mengungkapkan, jumlah uang yang ditemukan di bagian 21,9 miliar dolar AS. Jika berubah dalam ruam, formulirnya sama dengan Rp 355 triliun, memikirkan nilai pertukaran Rp 16.234 pada dolar AS. Mendogi Menud Hafifid mengakui tidak puas dengan kesuksesan.

“Indonesia saat ini adalah bagian sekunder dari ASEAN. Kami benar -benar untuk $ 212 miliar orang,”, Kamis (30.2025).

Methui Hafid melanjutkan, Indonesia di bawah total 40% atau senilai 77 miliar dolar AS yang berada di pohon penuh di Asia Tenggara. Angka ini memberikan sumbangan dari produk.

Pada saat itu, Methmeja Harid mengungkapkan bahwa pemerintah terus mengkompensasi perubahan digital untuk mendukung tag independen dan berlumpur.

Menurut presiden situs Pragowagoaga Sumantia, Digiltion adalah hal terpenting dalam relevansi ekonomi dan mengoreksi keberhasilan di masyarakat.  

Selama 100 hari pertama Menteri, seorang nabi digital, Meta Hapid menekankan sukarelawan pemerintah untuk memenuhi kekuatan berbagai everal, termasuk intelijen digital.  

Read More : Biden Sebut Netanyahu Tak Berbuat Banyak untuk Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza

“AI sekarang adalah Lingkaran Nasional Kompetisi Internasional. Indonesia mungkin tidak hanya merupakan tempat yang independen dan kompetitif,” katanya.

Menzopa Hadih mengatakan bahwa pemikiran baru, dan ingin menangani perubahan yang diperlukan daripada banyak uang.  

Keadaan pemerintah menggambarkan tiga pilar besar perubahan digital, dalam kombinasi, pemberdayaan dan percaya. Dikombinasikan dengan terowongan semua manusia dan pabrik dalam peristiwa alam.

Kemudian menekankan, penekanan pada teknologi untuk masuk akal dan bantuan dalam pertumbuhan ekonomi, yang tidak digunakan pada barang -barang yang tidak sah seperti judi atau pinjaman ilegal. Kemudian, mengingat keselamatan dan otoritas Indonesia.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *