SURABAYA, BERITASATU.COM – Menteri Urusan Sosial Safersah Yusuf memandangi kabinet merah dan putih yang memperoleh sinyal yang diulangi oleh Presiden Prabowo Subianto dimaksudkan untuk persatuan.
Read More : Yusril Ihza Mahendra Bantah Akan Jadi Jaksa Agung Seusai Mundur dari Ketum PBB
Menurut Gus Ipul, salam Saiftsah Yusuf, ada pengalihan kabinet atau tidak, yang nantinya akan digantikan oleh Presiden Prabowo Subiano.
“Pembaruan akan direkonsiliasi oleh tujuan kabinet putih sehingga semua garis mencapai tujuan yang ditetapkan,” kata Gus Ipul setelah berpartisipasi dalam Forum Rektor Indonesia di State University of Surabaya, Selasa (11/11/2025).
Namun, Gus Ipul dengan enggan membicarakan sinyal ini untuk mengalihkan kabinet ini. Dia sepenuhnya memberikannya kepada Presiden Prabowo Subiano.
“Ini presiden yang tepat, kami hanya menunggu,” tambahnya.
Sebelum mengancam Presiden Prabowo Subianto untuk menukar atau mengalihkan kabinet merah dan putih, sehingga para menteri tetap menjadi visi. Prabowo menekankan bahwa ia dapat menghapus menteri yang tidak bekerja untuk rakyat.
Read More : Rumah Hasto Kristiyanto Digeledah, Ketua KPK: Itu Sesuai Prosedur
“Minat hanya untuk bangsa, orang -orang, tidak ada minat lain. Mereka yang tidak ingin benar -benar bekerja untuk orang -orang, ya, saya ingin menyingkirkannya!” Prabowo mengatakan kepada Prabowo Subianto di ketinggian 102. Nu nu -a dalam sejarah Senayan, Jakarta, Rabu (2/2025) Night Wib.
Pernyataan ini kemudian mendorong sinyal bahwa Prabowo akan menukar kabinet dengan seorang menteri yang tidak cocok dengannya.