Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan Indonesia akan melanjutkan perjuangan kemerdekaan Palestina. Diakuinya, selama sepuluh tahun menjabat Menlu RI, banyak tantangan dan kontribusi negara dalam menyelesaikan berbagai persoalan dunia, termasuk Palestina.

Read More : Ditopang Sektor Transportasi, IHSG Naik ke Level 7.100

“Indonesia tidak akan tinggal diam dan diam jika terjadi ketidakadilan terhadap rakyat Palestina,” kata Retno dalam sidang PBB ke-79. “Indonesia selalu mendukung rakyat Palestina untuk memperjuangkan hak kemerdekaannya.” Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS), Sabtu (28/9/2024).

Selain itu, mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda ini menambahkan, saat berbicara saat itu, sudah lebih dari 41.000 orang terbunuh di Gaza. Tak hanya itu, situasi di pantai barat Lebanon juga semakin parah.

Ia juga berbicara tentang pernyataan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahwa Israel mencari perdamaian dan menginginkan perdamaian.

Dia menjelaskan, “Tetapi apakah pernyataan ini benar? Bagaimana kita bisa mempercayai pernyataan ini? Faktanya, ketika saya berada di sini (di Amerika Serikat), Israel melancarkan serangan udara skala besar yang belum pernah terjadi sebelumnya di Beirut.”

Tegasnya, Retno yang mewakili Indonesia ingin mengakhiri perang, meski Benjamin Netanyahu tampaknya ingin melanjutkan perang.

“Ini harus dihentikan, saya ulangi, harus dihentikan. Dan kita harus memaksa Israel untuk kembali ke solusi politik dan solusi yang sesuai untuk kedua negara.”

Retno mengatakan sebagian besar anggota PBB mendukung solusi dari kedua negara. Jadi inilah waktunya untuk perdamaian.

Read More : Putin Sopiri PM India Naik Mobil Listrik Keliling Kompleks Presiden, Puji-puji Modi

Ia menjelaskan, “Mengakui Palestina adalah hal yang harus dilakukan saat ini dan memberikan kesempatan bagi negara tersebut untuk berdiri sejajar di kancah dunia. Oleh karena itu, kita harus memberikan tekanan kepada Israel untuk menghentikan kekejaman yang dilakukannya.”

Ia menambahkan, “Oleh karena itu, saya menghimbau negara-negara yang belum mengakui Negara Palestina untuk melakukan hal tersebut sekarang juga. Kalau kita semua melakukan hal ini, maka akan berdampak.”

Mengakui Palestina saat ini adalah sebuah investasi yang akan mengarah pada dunia yang lebih damai, adil dan manusiawi di masa depan.

“Indonesia kembali mendesak anggota tetap Dewan Keamanan PBB untuk bertindak tegas dan segera mencegah Israel melakukan pelanggaran hukum internasional,” pungkas Retno.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *