Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan mulai tahun depan, Indonesia tidak lagi diperbolehkan mengimpor garam untuk konsumsi.

Read More : Asyik Pesta Narkoba, 3 Pria di Probolinggo Digerebek Polisi

Diakuinya, kebijakan tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 126 yang mengatur larangan impor garam untuk mendukung program ketahanan pangan negara.

“Tahun depan garam makan sudah tidak boleh lagi kita impor. Ini diatur dalam Perpres 126. Sudah tidak boleh lagi. Jadi tanggung jawabnya besar sekali,” kata Zulhas dalam konferensi pers di Kementerian Kelautan dan Perikanan (2017). KKP). ), Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024).

Zulhas mengatakan, kebijakan anti garam akan ditinjau dari waktu ke waktu untuk memastikan penerapannya sesuai rencana. Tujuannya, dalam dua tahun ke depan Indonesia tidak lagi mengimpor garam industri.

“Dua tahun lagi Menteri TNI AL juga akan dikenakan harga garam industri, harus produksi sendiri, jadi dua tahun ke depan kalau kita datang ke sini, kita tidak lagi izinkan impor garam dari luar negeri. negara. “, dia menekankan. .

Read More : Ruben Amorim Bantah MU Akan Cuci Gudang Pemain

Larangan impor garam merupakan bagian dari visi pemerintah untuk ketahanan pangan. Kementerian Koordinator Pangan berupaya mencapai kecukupan pangan pada tahun 2027, lebih cepat dari target tahun 2028-2029.

Prinsip pembatasan impor garam bertujuan untuk menjamin ketersediaan pangan yang cukup, seperti yang disampaikan Presiden di hadapan MPR, APEC, G-20. Sebelumnya tahun 2028, kemarin di G-20, kata Presiden. melangkah lebih jauh, 2027 (untuk swasembada pangan),” pungkas Menko Zulkifli Hasan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *