Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (MENCO) Muhadir Effendi memberikan tanggapan atas meninggalnya mahasiswa Program Pendidikan Kedokteran (PPDS) Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Jawa Tengah.

Read More : Badan Pengawas MA Periksa Zarof Ricar di Kejagung

Sifat penanganan perkara tergantung pada urgensi permasalahannya, kata Muhjir. Jika permasalahannya serius dan memerlukan integrasi seluruh kementerian atau lembaga, maka akan dibawa ke rapat para menteri (RTM) yang dipimpin oleh kementerian koordinator.

โ€œKita lihat masalahnya bagaimana, kalau tidak di RTM, tidak boleh di rapat kabinet, kalau kementerian koordinasi di level itu maka harus melibatkan lembaga lain.โ€ Kalau dirasa cukup akan dipimpin oleh Kementerian Teknologi, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, kata Muhzir Effendi usai memimpin RTM di kantor Kemenko PMK di Jakarta, Rabu (21/8/2024).

Menkominfo pun mengaku pihaknya sudah menerima laporan sementara terkait hal tersebut. Namun detail hasil investigasi belum diungkapkan sepenuhnya kepadanya, prosesnya masih berjalan dan masih dikumpulkan informasi lebih lanjut

Katanya, โ€œKami sudah siapkan (soal status kasusnya), sekarang kami sedang selidiki, saya tidak tahu sampai mana hasil penelitian saya, saya belum diberitahu.

Terkait dugaan penganiayaan terhadap korban, Muhadir menegaskan untuk tidak berasumsi tanpa bukti yang jelas. Sambil menunggu hasil penyelidikan dan fakta tak berdasar sebelum berkomentar, pihaknya ingin berhati-hati menyikapi tudingan intimidasi.

Read More : Draf Pasal-pasal Kontroversial dalam RUU TNI, Apa Saja?

Jika Anda meragukannya, itu ilegal. Hal ini yang tidak boleh diungkit-ungkit lagi, biar nanti kita lihat bagaimana fakta di lapangan Kalau saya cek di teks Undip tidak ada Kita lihat saja nanti, pungkas Muhadjir.

ย 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *