Batavia, Beritasatu.com – Menteri Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, 1 juta ton beras akan diimpor ke Indonesia pada akhir tahun 2024.
Read More : Wapres Minta Bareskrim Segera Ungkap T yang Kendalikan Judi Online
Zulhas menjelaskan, impor beras 1 juta ton merupakan total penghematan 3,6 juta ton pada tahun ini, bukan makna baru.
Dari 1 juta ton beras impor tersebut, sebanyak 150.000 ton akan langsung mengisi cadangan beras di Indonesia. Sedangkan sisanya sebanyak 850.000 botol akan dibeli langsung sebelum akhir tahun 2014.
โBeras impor 1 juta ton, yang sudah sampai 150.000 ton, masih tersisa 850.000 ton,โ Zulhas saat ditemui di Gudang Bulog, Kelapa Gading, Batavia Utara, Senin (4/11/2024).
Dia bersikeras impor beras untuk mendukung pasokan beras dalam negeri. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat dengan cadangan beras sebanyak 2 juta ton pada akhir tahun 2024.
โIya sekarang minimal 2 juta ton. Yang 850.000 ton itu belum ditemukan.
Read More : Menko Airlangga Tidak Terima Surat Jadi Saksi Meringankan SYL
Zulhas menjelaskan, pasokan impor beras berasal dari berbagai daerah penghasil beras. Meski musim irigasi diprediksi tertunda, pemerintah yakin target pengisian cadangan beras bisa tercapai.
โIni jelek awalnya. Nanti tahun depan kita persiapkan lebih intensif agar bisa berjalan dengan baik. Produksinya bisa kita tingkatkan sesedikit mungkin. Kita akan banyak berpikir agar dukungan juga bisa sampai ke masyarakat. Baik” tutupnya.