Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan pemerintah akan mencapai tujuan swasembada pangan pada tahun 2027. Menurut Zulhas, tujuan tersebut lebih cepat dari rencana awal Presiden Prabowo Subianto yang disebutnya akan tercapai. dalam empat hingga lima tahun kepemimpinannya.

Read More : HUT Partai Buruh, Prabowo: Saya Perjuangkan Ekonomi Pancasila Bukan Kapitalisme

Tentu yang menjadi pertanyaan apakah kita bisa mencapai swasembada pangan pada tahun 2027? Saya jawab bisa, Insya Allah minimal beras, jagung, dan gula bisa tercapai, kata Zulhas saat rapat kerja anggaran DPR. . Badan (Banggar) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/02/2024).

Zulhas menegaskan, swasembada pangan merupakan program prioritas pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Saat dilantik pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo menargetkan swasembada pangan pada tahun 2029.

Namun pada kesempatan lain, Prabowo menyatakan bahwa tujuan tersebut bisa dimajukan ke tahun 2028 dan terakhir pada pertemuan APEC dan G20, Presiden Prabowo menyatakan tujuan swasembada pangan pada tahun 2027.

Untuk mendukung percepatan pencapaian tujuan tersebut, Zulhas meminta anggaran Kementerian Koordinator Pangan pada tahun 2025 sebesar Rp550 miliar, sedangkan anggaran yang tersedia saat ini hanya Rp40 miliar.

“Kami membutuhkan tambahan Rp505 miliar untuk mempercepat program ini,” kata Zulhas.

Read More : KPK Ungkap Korupsi Kuburan di Sumatera, Ghufron: Tanahnya Miring

Dalam rapat kerja tersebut, hadir tujuh Menteri Koordinator (Menko) kabinet Prabowo-Gibran yang membahas rencana anggaran Kementerian Koordinator Tahun Anggaran 2025. Rapat ini dipimpin oleh Ketua Banggar Said Abdullah dan Anggota Banggar dari berbagai fraksi ikut serta.

Selain Zulhas, hadir pula Menko Polhukam Budi Gunawan, Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Lapas Yusril Ihza Mahendra, Menko Prasarana dan Pembangunan Daerah Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menko Kemasyarakatan Abdulha Empoiminwer Iskandar. Dalam sambutannya, Saeed Abdullah menyampaikan dukungan penuh terhadap rancangan anggaran yang diajukan para menteri koordinator untuk mendukung koordinasi dan sinkronisasi kebijakan di berbagai sektor.

Said juga memaparkan anggaran masing-masing kementerian koordinator, antara lain Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan sebesar 268,28 miliar rupiah, Kementerian Koordinator Perekonomian sebesar 459,97 miliar rupiah. Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Daerah HRK 230 miliar dan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat HRK 139,73 miliar. Anggaran Kementerian Pangan tahun 2025 sebesar Rp44,09 miliar.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *