Bali, Beritasatu.com – PNM menghadiri Forum Kelompok Kerja Usaha Kecil dan Menengah Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC SMEWG), sebuah forum strategis untuk melakukan advokasi berbagai permasalahan serius yang dihadapi UKM Indonesia.

Read More : 132 Startup Lokal Kategori Awal Raih Pendanaan Rp 1 Triliun

Sebagai landasan bagi pengembangan usaha mikro di Indonesia, PNM secara aktif mengatasi tantangan serius yang dihadapi sektor usaha mikro, termasuk akses terhadap pembiayaan, akses pemasaran, kewirausahaan, dan pembangunan ekosistem digital.

Sunar Basuki, Direktur Operasional Teknologi Digital dan Informasi, saat mengikuti APEC SMEWG Forum ke-57 yang digelar di Bali, Rabu (24 April 2024), menjelaskan, PNM saat ini menjadi tumpuan pengembangan usaha mikro dan kecil di Indonesia.

“Kami memiliki lebih dari 15,2 juta pelanggan aktif dan saat ini melayani 20,7 juta orang,” kata Sunar Basuki. “Saya yakin Anda harus terlibat dan menyumbangkan pemikiran Anda,” ujarnya.

Sunar mengajak seluruh elemen yang terlibat dalam pengembangan usaha kecil dan menengah untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi guna menjawab berbagai tantangan baik dalam negeri maupun global.

Read More : OJK Sebut Kapitalisasi Pasar Saham Indonesia terhadap PDB Jauh di Bawah Negara ASEAN

Ia meyakini kegiatan ini juga menjadi kesempatan berdiskusi dengan para pelaku ekonomi di kawasan Asia-Pasifik untuk meningkatkan kontribusi ekonominya terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Sunar berharap PNM dapat menjadikan peserta UMKM lebih kompetitif, mandiri, memiliki akses terhadap teknologi dan memberikan kesempatan kerja yang lebih produktif.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *