Jakarta, Beritatu.com – Menteri Transportasi (Menhub) Dudy Purwagadhi baru saja menjadi perwira di Kementerian Transportasi (Kemenhub). 318 Petugas mulai dan pindah, antara Eselon I ke Eselon IV.
Read More : Topi Istri Donald Trump Jadi Ejekan di Dunia Maya setelah Pelantikan
Menteri Dudy mengatakan rotasi diciptakan sebagai bagian dari pengembangan dan izin organisasi dengan menyesuaikan sumber daya manusia di sektor transportasi nasional.
“Pelantikan ini adalah bagian dari pengembangan dan pendinginan organisasi dengan menyesuaikan sumber daya manusia.
Nama -nama aset tinggi (eselon I) seperti Kementerian Transportasi: Antoni Arif Priadi sebagai Sekretaris Jenderal. Arif Toha Tjahjagama sebagai Inspektur Umum. Muhamed Masyud mengatakan dia adalah direktur transportasi laut. Lukman F Freer adalah Direktur Penerbangan Sipil. Allan Tandion sebagai CEO Railroad. Mohamad Risal Wasal adalah orang yang percaya diri sebagai Direktur Transportasi Tinggi dan Integrasi Multimodal. Hermanta diciptakan sebagai kepala Badan Kebijakan Transportasi. Djarot Tri Wardhona sebagai salah satu agen sumber daya transportasi rakyat. Novie Riyanto bekerja sebagai tim ahli restorasi birokrasi.
Ketika pejabat itu berbalik, Menteri Dudy menekankan peran strategis Kementerian Transportasi dalam Sistem Transportasi Nasional. Kementerian Transportasi bertanggung jawab atas penyediaan infrastruktur dan layanan yang menghubungkan semua wilayah Indonesia, memperkuat sistem logistik untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi dan memastikan keselamatan transportasi dan keselamatan kepada masyarakat.
“Saya berharap bahwa pejabat yang ditunjuk hari ini dapat menjadi hasil model, memprioritaskan integritas, transparansi dan pekerjaan dan menanggapi dinamika yang ada,” katanya.
Read More : Kapolsek Pesanggrahan Bantah Soal Ucapan Nikita Mirzani yang Sebut Vadel Badjideh Pernah Dipenjara
Selain itu, Menteri Transportasi sejauh ini telah menghormati semua tingkat Kementerian Transportasi untuk Kerja Keras dan Loyalitas. Dia juga memberi tahu petugas yang mengakhiri masa jabatannya.
“Berbagai pencapaian penting berhasil dicapai dan memengaruhi pengembangan sektor transportasi nasional,” katanya.
Sistem Petugas Transportasi Nasional diharapkan untuk memperkuat sistem transportasi nasional dan meningkatkan layanan kepada publik. Dengan pengalaman dan komitmen pejabat baru, Kementerian Transportasi optimis bahwa ia dapat mencapai tujuan strategisnya.