JAKARTA, Beritasatu.com – Menteri Pendidikan Tinggi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Mendaktiscientek) Satrio Sumantri Brodyuniguru mengaku tak ingin ikut campur dalam kasus suspensi doktor Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Satriyo mengatakan, hal itu bukan tanggung jawabnya.

Read More : PKB dan PKS Sepakat Berkoalisi di Pilkada 2024

“Kami tidak mau ikut campur, ikut campur dalam kegiatan seperti itu. (18/11/2024).

Satreo menyerahkan sepenuhnya permasalahan tersebut ke urusan internal Universitas Indonesia (UI). Menurutnya, hal seperti itu seharusnya sudah diantisipasi oleh rektor.

“Tolong biarkan mereka meningkatkan (UI).” Ini mutlak hak prerogratif rektor,” tegasnya.

Saat ditanya apakah ia akan menyarankan rektor universitas lain untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, Satreo tidak memberikan arahan. “Tidak, kami tidak mendorongnya,” katanya.

Read More : 1.226 Calon Haji Asal Jakarta, Banten, dan Lampung Terbang Perdana Minggu Dini Hari

Sebuah universitas di Indonesia sebelumnya telah menunda kelulusan studi doktoral Bahlil.

Melalui Nota Resmi Nomor ND-539/UN2.MWA/OTL.01.03/2024, UI meminta maaf kepada masyarakat atas kontroversi Bahlil Lahadalia terkait wisuda program doktoralnya di Sekolah Kajian Strategis dan Global (SKSG).

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *