Lampung Selatan, Beritasatu.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengumumkan ekspor tiga kontainer produk olahan kelapa senilai US$1,5 juta atau Rp 25,3 miliar. Ekspor produk olahan kelapa pertama kali berasal dari Provinsi Lampung ke negara-negara seperti Australia, Belanda, China, dan Tanzania.

Read More : Fuso eCanter, Inovasi Truk Listrik Pertama di Indonesia

Sebanyak tiga kontainer produk olahan kelapa asal Provinsi Lampung diekspor ke Australia, Belanda, Tiongkok, dan Tanzania.

Ekspor tersebut dilakukan Zulkifli Hasan bersama perusahaan pengolahan kelapa yang berlokasi di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, pada Sabtu (3 Maret 2024).

Produk olahan yang diekspor antara lain santan bubuk kering, air kelapa, nata de coco dan karbon aktif dari tempurung kelapa.

Selain Mendag, ekspor perdana produk olahan kelapa ke 4 negara juga disaksikan oleh Pj Gubernur Lampung, Syamsudin.

Zulkifli Hasan mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang telah meningkatkan perdagangan dengan luar negeri di bidang tanaman pangan khususnya olahan kelapa.

Ia berharap sebagai negara penghasil kelapa terbesar kedua di dunia, Lampung khususnya dapat memanfaatkan potensi tersebut untuk meningkatkan perdagangan dan kualitas produk.

Zulhas, begitu ia disapa, mengatakan potensi sumber daya alam yang dimiliki Provinsi Lampung sangat besar. Beberapa produk yang mungkin dihasilkan antara lain kelapa, coklat, kopi, lada dan cengkeh.

“Pemerintah baru-baru ini melakukan kajian kecil-kecilan, ternyata Lampung memiliki banyak potensi, namun masih belum diperhitungkan,” kata Zulhas.

Read More : AAUI Sebut Asuransi Kendaraan Bermotor Terapkan Prinsip Gotong Royong

Zulhas berpendapat, fasilitas penelitian diperlukan untuk mendorong potensi alam untuk menghasilkan benih unggul bagi petani.

“Pertama, kami meneliti dan akan memberikan bibit yang lebih baik. Kemudian yang kedua, kami memberikan pelatihan bagaimana cara mengembangkan produk tersebut dengan baik. “Fokus pada dua hal ini akan menghasilkan produk yang lebih baik,” kata Zulhas.

Zulhas meyakinkan, pemerintah pusat akan membantu seluruh perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam untuk tumbuh.

“Peran kami membantu jika perusahaan sedang kesulitan. Jika ada kekurangan lapangan kerja, kami mendukung. Semoga pemerintahan Pak Prabowo bisa berfungsi dengan baik, pungkas Zulhas.

Usai mengumumkan ekspor produk olahannya, Zulhas mengunjungi showroom perusahaan yang memproduksi produk olahan pertanian seperti tepung beras dan minyak kelapa.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *