JAKARTA, Beritasatu.com – Pemain Portugal Cristiano Ronaldo menjadi bulan-bulanan netizen khususnya di Indonesia setelah gagal mengeksekusi penalti pada laga perpanjangan waktu melawan Slovenia di Jerman pada Euro 2024. Bahkan, netizen Indonesia menjuluki pemain Nasr itu “Ranalda”.

Read More : Jadwal Bola Malam Ini, 25-26 Maret 2025: Ada Indonesia vs Bahrain

Ronaldo diketahui gagal mencetak penalti di detik-detik terakhir laga melawan Slovenia. Portugal berpeluang unggul setelah melakukan pelanggaran terhadap Diego Jota.

Namun tembakan Rondalo masih bisa diblok kiper Slovenia Jan Oblak.

Di dunia maya, khususnya X (dulu Twitter), netizen menyebut Ronaldo dengan nama Ranalda.

Netizen pun memberikan dukungan kepada Ronaldo yang menangis usai pertandingan.

“Tetap kuat Babang Ranal,” tulis @Masbinbin_.

Sementara itu, netizen lain pun puas melihat Ronaldo gagal dalam adu penalti.

@IqbalQuosophy menulis, “Saya selalu bahagia atas kegagalan Ranal dan selamanya berterima kasih kepada Bono.”

Diketahui, emosi Ronaldo berfluktuasi sepanjang laga melawan Slovenia. Mantan pemain Real Madrid itu merasakan kesedihan dan kebahagiaan.

Read More : Survei Indopolling Network: Elektabilitas 48,4 Persen, Pramono Anung-Rano Karno Berpotensi Menang Satu Putaran

Meski gagal mengambil penalti di menit-menit akhir pertandingan, Ronaldo memenangkan pertandingan dan mencetak gol pertama Portugal.

Ronaldo mengangkat tangannya meminta maaf kepada para penggemar atas kegagalannya sebelumnya.  Bruno Fernandes dan Bernardo Silva kemudian mencetak gol melalui adu penalti untuk memastikan kemenangan seri tersebut.

Saat ditanya bagaimana perasaannya usai adu penalti, Ronaldo mengungkapkan perasaannya.

“Bahkan orang-orang terkuat pun punya hari-harinya, dan saya merasa tertekan dan sedih karena tim membutuhkan saya. Ronaldo berkata setelah pertandingan, “Kesedihan di awal dan kebahagiaan di akhir, itulah yang cocok menit kedelapan hingga menit ke-80,” kata Ronaldo usai laga, Metro, Selasa (2/7/2024).

“Saya bisa saja memberi tim keunggulan, tapi saya tidak bisa karena Oblak melakukan penyelamatan. Saya tidak pernah gagal satu kali pun sepanjang tahun. Rasanya sedih sekaligus bahagia, tapi yang terpenting adalah kami lolos dan tim pantas mendapatkannya.”

Ronaldo yakin perlawanan timnya untuk mengalahkan Slovenia tidak sia-sia, terutama atas kepahlawanan kiper Diego Costa, yang melakukan tiga penyelamatan dalam adu penalti.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *