JAKARTA, BERITASATU.COM – DUCATI CORSA MOTO MOTOMP RACER Marques berhasil memenangkan Motot Sprint Assen, Belanda, pada hari Sabtu (28.06.2025). Kemenangan itu sangat mengesankan ketika Mark Marquez memulai kompetisi sprint urutan kedua saat dimulai di keempat.

Read More : Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Australia

Di Motopp, Mark Marquez mengakui bahwa skema Assen bukan lagu favorit. Dia selalu merasa bebas setiap kali dia berada di Acena.

“Saya dulu lebih berhati -hati ketika dia berhasil di posisi depan. Coba 10 dan bungkus 12 dalam rantai ini untuk saya,” jelasnya.

Dia juga mengatakan sebelumnya bahwa Assen Racing adalah ras Mugel yang sama. Dia berusaha untuk tidak kehilangan poin pada dua rantai.

Setidaknya hasil sprint ini sangat menggembirakan bagi Mark Marquez. Alasannya adalah bahwa dia sedang dalam pelatihan, dia jatuh dua kali.

Sementara balapan sprint Mototp Assen, Sabtu (28/06/2025) adalah sebuah drama sejak lampu awal muncul. Fabio Quarter, yang mulai memposisikan Polo, tampak meyakinkan. Spanduk Yamahin segera pergi ke bensin dan pergi ke balapan di babak pertama.

Tapi tekanan terjadi di belakang. Mark Marquez, yang memulai posisi keempat, terkejut. Pengemudi Ducati Corsa hanya perlu satu putaran untuk mendorong posisi kedua dan mulai menempelkan kuartal tebal.

Read More : Marselino Ferdinan Dipuji Media Asing, Potensinya Dilirik Klub Eropa

Babak kedua adalah titik balik. Marquez menyusul Kvatar dengan manuver bersih dan segera mengambil alih pemimpin kompetisi. Sejak itu, lokasi perempat sebenarnya telah melemah. Di babak ketiga, ia diliputi oleh saudara perempuannya Mark Alex Marquez dan Mark Beekchi. Kuartararo juga meluncur ke posisi keempat.

Sementara Mark Marquez terus mempertahankan urutan di depan, meskipun beberapa kali diamati bahwa ada hampir kehilangan kendali. Assen bukan lagu “ramah” untuknya, tetapi pengalaman dan tekad belum mengatasinya.

Lawan berusaha menebus mereka di belakang mereka, tetapi tidak cukup untuk memberikan tekanan yang signifikan. Drama ini datang dari Fabio Quarter. Empat roda, sebelum selesai, jatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Hasil ini dipaksa oleh Mark Marquez untuk menjadi pemenang balapan sprint dan memperkuat posisinya di puncak meja Motop 2025. Prestasi ini bahkan sangat istimewa untuk Mark Marquez.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *