Guangzhou, Beritasatu.com – GAC Aion telah menjadi pemain penting di pasar otomotif global. Dari sisi penjualan, battery electric vehicle (BEV) dari GAC Aion menempati posisi ketiga best seller.
Read More : Rumahnya Digeledah KPK, Ada Apa dengan Ridwan Kamil?
Indonesia sebagai pasar kendaraan listrik yang sedang berkembang pun tak luput dari perhatian GAC Aion. Pada Juni 2024, GAC Aion berencana merilis Aion Y Plus untuk pasar Indonesia bekerja sama dengan PT Indomobil Enegi Baru, sekaligus menandai kehadiran pabrikan mobil asal China tersebut di Indonesia.
Dalam tur media GAC di Tiongkok pada Selasa (28/5/2024), wartawan Beritasatu.com berkesempatan melihat langsung proses perakitan mobil listrik GAC Aion di Guangzhou. Fasilitas perakitan GAC Aion di Guangzhou, Tiongkok – (Beritasatu.com/Herman)
Pabrik GAC AION mulai dibangun pada bulan September 2017 dengan luas sekitar 470.000 meter persegi. Saat ini, GAC Aion telah memiliki tiga pabrik perakitan di Tiongkok dan satu lagi akan segera dibuka di Thailand. Kapasitas produksi pabrik di China mencapai 3 juta unit per tahun.
Fasilitas perakitan di Guangzhou adalah pabrik kelas dunia yang memanfaatkan Internet of Things (IoT), data besar, dan penyesuaian. Manufaktur cerdas memberi mesin kemampuan seperti manusia, memungkinkan pengumpulan data, analisis, penilaian, dan pengambilan keputusan.
Pabrik ini memanfaatkan energi secara komprehensif dengan jaringan mikro cerdas, fotovoltaik, dan sumber energi ramah lingkungan lainnya, serta sistem penyimpanan energi listrik.
Pabrik Ekologi Cerdas GAC Aion juga merupakan yang pertama di dunia yang menggunakan teknologi untuk mengganti paku keling aluminium dan pengelasan titik. Fasilitas ini juga merupakan pabrik kendaraan domestik pertama yang menggunakan platform data cloud global untuk analisis proses manufaktur dan pengambilan keputusan, sehingga sangat meningkatkan efisiensi produksi dan kapasitas kontrol kualitas untuk menghasilkan produk terbaik.
Read More : Top 5 News: Rekaman Video Baru Kecelakaan Pesawat PSA Air hingga Kecelakaan Mobil Larasati Nugroho
Sementara itu, terkait kualitas pabrik GAC Aion yang rencananya akan dibangun di Indonesia dalam waktu dekat, Managing Director GAC Aion Southeast Asia Ma Haiyang mengatakan, kualitas pabrik-pabrik milik GAC Aion selalu dijaga agar tetap sama, termasuk di dalamnya yang nantinya akan dibangun di Indonesia.GAC Aion Y Plus – (Beritasatu.com/Herman)
Para ahli dari pabrik GAC Aion di Tiongkok juga akan didatangkan untuk transfer pengetahuan. Pada tahap awal, produksi di pabrik perakitan sekitar 100.000 unit.
Vice President Aion Indonesia Chin Bangshu menambahkan, pihaknya memandang Indonesia sebagai pasar yang penting. Oleh karena itu, GAC bermitra dengan Indomobil Energi Baru untuk menghadirkan mobil listrik Aion ke Indonesia.
“Kami melihat di pasar Indonesia banyak masyarakat yang berkendara bersama keluarganya. Untuk itulah kami menghadirkan Aion Y Plus. Produk ini sangat cocok untuk berkendara bersama keluarga. Sedangkan untuk kendaraan tujuh penumpang, model ini akan menjadi langkah kami selanjutnya untuk pasar Indonesia,” kata Chin Bangshu.