Jakarta, Beritasatu.com – Saham-saham di pasar Asia melemah tajam pada Kamis (31/10/2024) seiring investor bergulat dengan ketidakpastian menjelang pemilihan presiden AS 5 November.
Read More : Ormas Serang dan Rusak Car Wash di Pekanbaru, 3 Mobil dan Puluhan Motor Dirusak
Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,5% pada awal perdagangan menjadi 39.069,20, AP melaporkan. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia juga turun 0,3% menjadi 8.153,20.
Di Hong Kong, Indeks Hang Seng naik 0,3% menjadi 20.433,83, sedangkan Shanghai Composite turun 0,3% menjadi 3.258,04.
Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 1,2% menjadi 2.562,07 setelah adanya laporan uji coba rudal jarak jauh Korea Utara yang diyakini dirancang untuk mencapai wilayah AS. Rincian kemampuan rudal tersebut tidak jelas, namun peluncuran tersebut dipandang sebagai upaya untuk menarik perhatian AS menjelang pemilu AS minggu depan.
Pengamat pasar juga menunggu keputusan kebijakan moneter Bank of Japan, meskipun analis tidak memperkirakan banyak perubahan dari bank sentral. Laporan pendapatan perusahaan-perusahaan dari Asia dan negara-negara lain di dunia juga memperkuat sikap hati-hati investor.
Read More : Gunung Semeru Alami Gempa Letusan 55 Kali, Abu Vulkanik Terlontar Sejauh 1 Kilometer
Di Wall Street, sehari sebelumnya indeks S&P 500 turun 0,3% menjadi 5.813,67. Dow Jones Industrial Average turun 0,2% menjadi 42,141.54, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,6% menjadi 18,607.93, setelah mencapai rekor baru sehari sebelumnya.
Di pasar energi, minyak mentah AS naik 21 sen menjadi $68,82 per barel, sementara Brent naik 33 sen menjadi $72,88 per barel.