Jakarta, Beritasatu.com – Max Verstappen mengatakan Red Bull harus merampungkan ubahan pada mobilnya jika ingin kembali meraih kemenangan, setelah finis keenam pada putaran ke-16 Formula 1 di Autodromo Nazionale Monza, Italia, Minggu (1/9/). 2024).
Read More : Messi Cetak 2 Gol ke Gawang Philadelphia, Inter Miami Semakin Dekat Gelar Juara MLS
Setelah kualifikasi mengecewakan yang membuatnya memulai 53 lap dari posisi ketujuh, pembalap Belanda itu hanya naik satu peringkat ke posisi keenam, tertinggal 37,932 detik dari pembalap Ferrari Charles Leclerc, yang membawa pulang kemenangan demi kemenangan lainnya di Monaco. .
Ini merupakan rekor tanpa kemenangan keenam berturut-turut Verstappen, setelah terakhir kali menduduki podium di Sirkuit Catalunya pada bulan Juni.
“Banyak pekerjaan yang harus kami selesaikan,” kata Verstappen di situs F1, Senin (2/9/2024).
“Meski tanpa masalah mesin, balapan ini akan tetap buruk, tapi kami bisa sedikit lebih kompetitif,” ujarnya.
Verstappen kesulitan mengimbangi rivalnya, dan mengatakan masalah mesinnya membuat dia hanya bisa finis keenam di Monza.
Read More : Neymar Perpanjang Kontrak di Santos hingga Desember 2025
“Tidak ada alasan jika Anda tidak bisa tampil baik di balapan karena masalah mesin. Jadi, secara keseluruhan balapan ini sangat buruk,” kata Verstappen.
Namun Verstappen tetap memimpin dengan 303 poin, unggul 62 poin dari pembalap McLaren Lando Norris yang finis ketiga di belakang rekan setimnya, Oscar Piastri.
Namun posisi Red Bull di klasemen konstruktor terancam, dengan rekan setim Verstappen, Sergio Perez, hanya finis di P8, sehingga McLaren kini tertinggal delapan poin dengan delapan balapan tersisa.