Jakarta, Beritasatu.com – Mike Trimby resmi dinobatkan sebagai legenda MotoGP setelah namanya tercatat dalam Hall of Fame Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Jumat (2/8/2024).
Read More : Program Skrining Kesehatan Gratis 2025, Sehatkan Bangsa dan Selamatkan Nyawa
Mike Trimby yang meninggal pada tahun 2023 menjadi legenda pertama yang diikutsertakan sepenuhnya atas kerja kerasnya di luar lintasan.
Pria asal Inggris ini merupakan pendiri dan CEO International Road Racing Association (IRTA), menjadikannya salah satu tokoh paling terkenal dalam sejarah balap Grand Prix. Dia memainkan peran utama dalam menciptakan olahraga MotoGP.
“Ini momen spesial bagi saya, karena Mike adalah orang non-pembalap pertama yang memasuki hati seorang legenda MotoGP,” kata CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta.
Trimby memulai karirnya sebagai aktivis dan mekanik pada tahun 1960an, namun segera mulai muncul sebagai legenda jalanan dan memantapkan dirinya sebagai selebriti pada akhir tahun 1970an.
Pada tahun 1982, para pelari secara resmi meminta Trimby menjadi wakilnya, yang semakin diperkuat dengan terbentuknya IRTA pada tahun 1986. Trimby merupakan pemimpin IRTA saat itu.
Read More : F1: Hanya 1 Kali Pit Stop, George Russell Menangi GP Belgia
Sebagai pendukung bagi pelari dan tim, IRTA tetap menjadi bagian integral dari olahraga ini. Banyak kemajuan konservasi yang telah dicapai sejak awal berdirinya organisasi ini berkat kerja keras yang dilakukan Trimby dan istrinya Irene bersama IRTA.
Tahun 1992 juga menandai dimulainya kolaborasi antara FIM, IRTA, dan Dorna Sports, yang berkat fondasi yang dibangun oleh IRTA pada dekade sebelumnya, memberikan kesempatan kepada pebalap dan tim untuk mengekspresikan pandangan mereka.
Trimby resmi bergabung dalam daftar legenda MotoGP lainnya di Hall of Fame, seperti Giacomo Agostini, Andrea Dovizioso, Geoff Duke, Wayne Gardner, Nicky Hayden, Jorge Lorenzo, Angel Nieto, Dani Pedrosa, dan Valentino Rossi.