Jakarta, Beritasatu.com – Kabar Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar menguat setelah Airlangga Hartarto mundur dari jabatannya.
Read More : Bertemu Menko AHY, Hashim Bahas Berbagai Program Pembangunan
Sebelum Airlangga lengser, foto pertemuan Bahlil dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta beredar di media sosial. Selain itu, Bahlil juga bertemu dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kediaman JK, Jakarta Selatan.
Bahlil mengatakan, dia bertemu Jokowi karena masih presiden junior, dan bertemu JK sebagai junior di Golkar.
“Oh lumrah kalau Pak Presiden, Pak Presiden itu Presiden RI. Jadi saya harus tanya apa, jalan-jalan, apa saja ya? Soal Pak JK ya, saya sudah tua, jadi saya punya untuk datang berkunjung,” ujarnya, Senin (12/08) di Kawasan Ibu Kota Kepulauan (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Terkait calon ketua umum Golkar, Bahlil mengatakan hal itu diputuskan oleh DPP Partai Golkar. “Saya bukan Ketua DPP, jadi kembali ke urusan internal partai,” kata Bahlil.
Airlangga diketahui mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Golkar. Ada sejumlah nama yang diperkirakan bisa menjadi calon Ketua Umum pengganti Airlangga Hartarto. Salah satunya adalah Bahlil Lahadalia.
Ketua Tim Golkar Andi Sinulingga mengatakan, pergantian Airlangga Hartart sebagai Ketua Umum Golkar akan diputuskan dalam rapat eksekutif. Ia juga menyebut Menteri Investasi Bahlil Lahadalia akan mengisi jabatan Ketua Umum Golkar.
Read More : KPK Tetapkan 21 Tersangka dalam Kasus Suap Dana Hibah APBD Jawa Timur
Nanti diputuskan di rapat eksekutif dan segera di rapat nasional. Nanti Bahlil jadi ketua umum, kata Andi kepada Beritasatu.com, Minggu (8/11/2024).
Andi juga mengatakan, Golkar untuk sementara dipimpin oleh Pj Menteri yakni Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.