Yokohama, Beritasatu.com – Masjid Indonesia pertama, secara resmi dibangun di Jepang, secara resmi dibangun di Jepang, secara resmi dibangun di Jepang (10/1/1/2025).

Read More : Siswa SMK di Kediri Kembangkan Kebun Aquaponik dan Kolam Lele Modern

Yayasan Kinta Koran membelinya, ia tidak tahu Yayasan Foundation, tidak mengenal migran Indonesia di Jepang (PPI), anak -anak dan cucu. 

Fatih Karim mengumumkan pendiri dan pembela Kinta Qur’an, Fatih Karim, mengatakan bahwa uang diperlukan untuk membangun 40 miliar Benji.

“Dukungan” di Indonesia melalui Muslim adalah amal, “Fatjech membuka konstruksi virtual masjid.

Masjid ini dibangun dalam 397 meter persegi dengan 650 meter persegi, sehingga dapat membutuhkan lebih dari 600 penggemar.

“Masjid ini adalah pusat acara sosial yang tidak hanya meningkatkan tempat ibadah, tetapi juga memperkuat hubungan antar budaya di Jepang,” kata Fatih Karim.

Read More : Mulai Hari Ini Video Live di Facebook Akan Dihapus setelah 30 Hari

Menurutnya, masjid Sholichin diciptakan sebagai pusat spiritual multifungsi. Selain doa doa, masjid ini juga akan menjadi tempat pusat transformasi, Bytula mal, halal mart dan studi Islam.

Pada saat yang sama, koordinator Kedutaan Besar Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo, menurut Muhammad Altus Yard, mengatakan jumlah warga Indonesia di Jepang telah mencapai 173.000.

“Masjid ini terletak di tengah -tengah Jepang, tetapi seharusnya tidak memiliki hambatan terbatas,” katanya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *