Jakarta, Beritasatu.com – Istri Syahrul Yasin Limpo (SYL), Ayun Sri Harahap mengaku dimarahi suaminya karena membelikan tas. Hal itu disampaikannya saat kuasa hukum SYL meminta penjelasan soal harga tas mewah Dior yang mencapai Rp 105 juta.
Read More : Kejagung Geledah Ulang Rumah Zarof Ricar di Senayan untuk Cari Aliran Dana ke Keluarga
Pernyataan Ayun pertama kali dibenarkan pengacara saat persidangan pada Senin (27/5/2024). Saat itu, ia membeli produk kulit, durian, dan tas.
“Kemarin kita juga diperlihatkan soal tas. Kemarin kamu suka bawa tas kemana-mana?” tanya Djamaluddin Koedoeboen di ruang sidang Hatta Ali Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2024).
“Ketika saya tidak mengalami patah tulang belakang, saya sangat menyukainya. Saya mulai suka tas itu tahun 2003 dan koleksi saya tahun 2003, kalau dokumennya lengkap kadang saya jual untuk beli lagi, tapi jarang yang baru kadang saya jual. tuan,” jawab Ayun Sri Harahap.
“Saat menteri di kantor, apakah Anda membeli tas atau tidak?” tanya pengacara itu lagi.
“Tidak, Pak Menteri suka marah-marah, itu tidak boleh, katanya mau dibuat sayur apa,” kata Ayun langsung.
– Kapan kamu tidak membawa tas? kata pengacara itu.
“Saya sendiri sejak 2015 mengoleksi, membawa. Lalu ada instruksi ke ibu negara agar pemasaran UMKM ditingkatkan, jadi dilarang ada barang dari luar Indonesia, jadi saya simpan (tasnya) untuk lama sekali,’ jelasnya tentang istri SYL.
Read More : Akhirnya Jokowi Tunjukkan Ijazah Miliknya ke Media!
Sidang kasus korupsi mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dilanjutkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pusat (Tipikor) Jakarta. Ke-14 saksi yang dihadirkan JPU berasal dari pihak keluarga, Kementerian Pertanian, dan Partai Nasdem.
Tiga saksi keluarga yakni istri SYL Ayun Sri Harahap, anak SYL Kemal Redindo Syahrul Putra, dan cucu SYL Andi Tenri Bilang Radisyah Melati.
Selain itu, saksi dari Partai Nasdem yakni Staf Khusus Menteri Pertanian yang juga Wakil Komisioner Partai Nasdem Joice Triatman, Akuntan Menara Nasdem Lena Janti Susilo, dan Jenderal Bendahara. dari Partai kita lahir, Ahmad Sahroni.
Kemudian saksi dari Kementerian Pertanian antara lain Staf Kantor Umum Kementerian Pertanian Yuli Eti Ningsih, Sekretaris Jenderal Kehormatan Kementerian Pertanian Ubaidah Nabhan, Nyonya Pribadi Menteri Pertanian SYL Ali Andri, Asisten SYL Panji Harjanto, Kepala Laboratorium Klinik/Staf Analis Kesehatan Kantor Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian Yuli Yudiyani Wahyuningsih, Sopir Pimpinan Cabang Rumah Tangga, Kantor Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian Oky Anwar Djunaidi.
Selain itu penyanyi dangdut Nayunda Nabila dan kekasih SYL Nur Habibah Al Majid.