DEPOK, BERITASATU.COM – Gubernur Jawa Barat (Jawa Barat) Dedi Mystem menjabat sebagai mediator dalam pertemuan koordinasi untuk membahas pengejaran mantan peran hewan (OCI) di Taman Safari Indonesia di Depok City pada hari Selasa (4/29/2025).

Read More : Puncak Arus Balik di Pantura, 7.000 Kendaraan Per Jam

Empat wanita menghadiri pertemuan tersebut. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Jawa Timur dan Bowor, penampil teater hewan sejak kecil.

Selama pertemuan, korban mengungkapkan kisah menyedihkan tentang misteri Dedi. Mereka mengklaim bahwa mereka tidak tahu keberadaan orang tua mereka karena mereka telah dilatih dan dilatih untuk menjadi pemain yang dramatis.

“Ya, saya tidak tahu di mana orang tua saya. Tapi sejak itu, saya telah dilatih untuk memainkan sirkus hewan,” kata seorang korban ketika dia menahan air matanya.

Dedi Myadi mengkonfirmasi bahwa pertemuan itu tidak fokus pada proses hukum. Namun, ketika menemukan solusi pribadi untuk pemain masa lalu, ia ingin memastikan para korban mendapat perhatian yang baik.

“Untuk Safari Gardens of the Law, acara tersebut telah selesai. SP3, kecuali ada undang -undang baru,” kata Dedi.

Taman Safari Indonesia (TSI) mengagumi inisiatif Dedi Muleadi melalui Direktur Eksekutif Aswin Sumulus.

Read More : Erdogan Siap Bangun IKN! Turki Akan Kerahkan Perusahaan Kelas Dunia

Aswin mengatakan: โ€œMinggu lalu, kami menulis kepada Komisi Hak Asasi Manusia Nasional Mereviu.

“Ya, bersiaplah untuk inspeksi.” Dia menambahkan.

Tuduhan mantan sirkus Taman Safari Indonesia menjadi masalah publik setelah banyak korban mengungkapkan pengalaman mereka yang menyakitkan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *