Jakarta, Beritasatu.com – Marc Marquez berhasil menjuarai MotoGP San Marino memanfaatkan hujan, Minggu (8/9/2024). Marquez yang hanya start di posisi ke-9 mampu memimpin dan memenangi balapan
Read More : Grand Prix Junior International: Kejutan Hari Pertama, Moreno Tumbangkan Unggulan Pertama
Sebelum lomba dimulai, hujan turun dan bendera putih berkibar menandakan para pelari boleh mengganti motor ban basah. Namun semua kompetitor tetap menggunakan ban kering.
Bagnaia memulai dengan baik dan memimpin balapan diikuti oleh Jorge Martin mengungguli rekan setimnya. Bezzechi tidak bisa restart dan turun ke posisi kesembilan setelah bersentuhan dengan Marc Marquez.
Di awal leg kedua Martin berusaha menyalip Bagnaia. Keduanya hampir bertabrakan, namun Martin menolak. Pedro Acosta menangkap Marco Morbidelli saat ia mencoba mengoper dan kehilangan sebagian bahunya.
Acosta sedikit kesulitan saat berada di tikungan dan mengakibatkan ia terjatuh di penghujung ronde keempat setelah unggul 12. Namun, ia tetap mampu melanjutkan balapan.
Morbidelli yang berada di posisi ketiga mencatatkan lap tercepat dan mulai mendekati rekan setimnya Jorge Martin. Namun, pelari bernomor punggung 21 itu justru terjatuh di awal lap ketujuh karena hujan yang semakin deras.
Hal ini membuat Martin bisa menyamai Bagnaia yang memimpin balapan. Martin memutuskan mengganti motornya ke ban basah di penghujung lap ketujuh. Hujan mengurangi jarak antar pelari. Waktu antara tujuh pesaing teratas kurang dari 2 detik. Marc Marquez memanfaatkan sepenuhnya hal ini dengan memimpin balapan di penghujung lap kedelapan.
Martin salah mengambil keputusan dengan mengganti ban basah karena hujan turun sebentar di lintasan. Ia kembali ke pit dan beralih ke sepeda motor dengan ban kering, disusul pelari lainnya. Hal ini membuat Martin tertinggal satu putaran dari pemimpin balapan.
Jack Miller pun memanfaatkan hujan tersebut dengan melaju ke posisi ketiga. Namun setelah hujan reda, ia turun ke posisi keempat setelah melewati Enea Bastianini. Miller yang mulai kesulitan berhasil disalip Alex Marquez.
Read More : Kualifikasi Piala Asia U-20, Ini Susunan Pemain Indonesia vs Maladewa
Bastianini mulai mengejar dua pemain teratas, ia mencatatkan waktu lebih cepat di depan Marc Marquez dan Bagnaia. Ketiga pelari itu unggul empat detik dari peringkat keempat Alex Marquez.
Aleix Espargaro, satu lap di belakang pemimpin balapan, memutuskan untuk masuk pit dan menyelesaikan balapan dengan rekan setimnya Maverick Vinales di urutan ke-16. Tim pabrikan Aprilia menjalani balapan kandang yang buruk minggu ini.
Memasuki lap ke-21, Marc Marquez mulai meninggalkan Bagnaia, Bastianini yang berada di posisi ketiga mulai tertinggal di dua balapan tersebut. Bagnaia sepertinya tak berusaha mengejar Marquez yang terus melaju dan bahkan mencatatkan rekor lap di balapan besar ini.
Marc Marquez mendominasi sisa balapan dan memenangi MotoGP San Marino. Itu adalah kemenangan keduanya musim ini. Disusul Bagnaia dan Bastianini yang finis di podium. Brad Binder menjadi pembalap non-Ducati terbaik dan menyelesaikan balapan di posisi keempat.
Fabio Quartararo yang juga memanfaatkan hujan tersebut finis di urutan ketujuh dan menjadi motor pabrikan Jepang terbaik pada balapan tersebut. Sedangkan tiga motor Honda mencetak poin di posisi 12, 13, dan 14.
Jorge Martin menyelesaikan balapan di posisi ke-15 dan mencetak satu poin. Meski demikian, ia tetap memimpin klasemen, namun selisih dirinya dengan Bagnaia menjadi 7 poin, yakni sebelumnya 26 poin. Sedangkan Marc Marquez berada di urutan ketiga klasemen.