Makassar, Beritasatu.com – Sejumlah mahasiswa memblokir Jalan Trans Sulawesi di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dalam rangka memperingati May Day pada Rabu (01/05/2024).
Read More : Transgender Isa Zega Resmi Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penistaan Agama
Pantauan di kawasan, selain memblokir jalan, mahasiswa teknik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin juga membawa truk tersebut untuk dijadikan tempat perkuliahan. Ada pula yang menutup jalan dengan bambu sehingga pengendara yang melintas menuju Kabupaten Gowa atau sebaliknya harus berbagi jalan.
Aksi beberapa mahasiswa itu rupanya tidak dihiraukan polisi.
Dalam pidatonya, mereka menekankan pentingnya keselamatan bagi seluruh pekerja, terutama perempuan. Hal ini karena ketidaksetaraan gender marak terjadi di tempat kerja, termasuk pelecehan seksual yang meluas.
“Sampai saat ini perempuan belum melakukan tindakan khusus, belum ada tindak lanjutnya, hanya pelaporan,” kata Putri, salah satu pembicara aksi.
Mereka mendorong pemerintah dan perusahaan untuk terus berupaya melindungi perempuan pekerja.
Read More : Cawabup Malang Umar Usman Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penggelapan 20 Sertifikat Tanah
“Sebagai perempuan, kita harus menuntut hak yang layak kita dapatkan. Perempuan Indonesia, khususnya pekerja, menjadi sasaran pelecehan seksual karena gajinya,” tegasnya.
Puas menyuarakan keprihatinan mereka dalam bahasa lain, mereka berpisah dengan tertib.