London, Beritasatu.com- Presiden Prancis Emmanuel Macron telah meminta dukungan Inggris yang mengakui kedaulatan negara Palestina. Ini disiarkan oleh Macron ketika ia tiba di Inggris selama kunjungannya ke negara resmi.
Read More : Berstatus Duda, Gading Marten Ketakutan Dekati Wanita
Sebuah pidato di hadapan Dewan Parlemen Inggris, selain merayakan kembalinya hubungan yang lebih dekat antara Prancis dan Inggris Raya, meminta Inggris untuk bekerja dengan Prancis untuk mengakui negara Palestina dan meminta sikap api di Gaza.
“Dengan kain kasa yang dihancurkan dan menyerang setiap hari, jadi mengakui negara Palestina ini adalah satu -satunya cara untuk mengembangkan perdamaian dan stabilitas bagi semua pihak di seluruh wilayah,” kata Macron, yang disebutkan oleh Al Jazeera, Kamis (10/7/2025).
Selain prompt Inggris untuk mendukung kedaulatan Palestina, Macron juga meminta Inggris untuk tidak meninggalkan Ukraina, yang saat ini menyerang serangan Rusia.
Pada kesempatan yang sama, Macron juga menekankan bahwa Prancis dan Inggris harus bekerja sama, bahkan di bidang pertahanan, migrasi, iklim, dan perdagangan untuk mengakhiri ketergantungan yang berlebihan dari Amerika Serikat dan Cina.
Read More : Jokowi Tegaskan Tak Intervensi Pansel Capim KPK
“Britania Raya dan Prancis harus menunjukkan kepada dunia jika aliansi kita dapat membuat perbedaan. Satu -satunya cara untuk mengatasi tantangan yang kita hadapi saat ini adalah berjalan bersama dan bekerja bersama,” katanya.
Untuk mendapatkan informasi, kunjungan negara Presiden Macron selama tiga hari ke Inggris untuk mematuhi undangan Raja Carlos III. Macron sebelumnya diterima oleh keluarga kerajaan, Pangeran William dan Putri Catherine, sebelum melanjutkan perjalanannya ke Kastil Windsor.