Scaby, Baritasato.com – Turis yang didirikan di Jawa Barat, Jawa Barat, menyebabkan kemacetan lalu lintas yang padat dari jalan berbayar Bokimi GT Perungkoda (1/4/2025). Kendaraan menumpuk dari hari ke malam, dan baris mencapai 2-3 km.

Read More : Nikita Mirzani: Saya Tidak Akan Maafkan Vadel Badjideh

Sebagian besar kendaraan yang keluar dari ekor didominasi oleh pelat B (jakarta) dan f (bogor) di piring. Kepadatan ini juga telah menyebar ke kota -kota Skibrum dan Palbuhanga di Galan Arter Skibam Bogora.

Seorang pengemudi, Rochaman (45), berpendapat bahwa ia terjebak dalam kemacetan lalu lintas dengan sisi selama dua jam dalam perjalanan ke Jakarta, Skabam.

“Selama sekitar dua jam dari jalan pembayaran ini, saya ingin pergi ke seseta, saya ingin pergi ke Jakarta ke lokasi Anda,” katanya.

Bahkan, beberapa penumpang memutuskan untuk turun dari mobil dan melewati panjang barisan serta Brahman (56).

Dia berkata, “Pergi melalui ketidaknyamanan. Terutama jika Anda tinggal di mobil untuk waktu yang lama. Kemacetan lalu lintas ini mengumpulkan lebih banyak waktu, begitu banyak orang pergi dan berjalan.”

Read More : Ini 8 Dampak Negatif Menonton Video Syur bagi Rumah Tangga

Brahman memperkirakan bahwa panjang baris mencapai 3 km, bahkan sebelum meninggalkan BOSM GT Peringkoda.

“Sebelum gerbang berbayar dipalu panjang, mungkin sekitar 3 kilometer dari titik awal,” tambahnya.

Di malam hari, masih ada kemacetan lalu lintas di sepanjang sisi. Staf lalu lintas Skbumi mencoba mengendalikan lalu lintas untuk membuka kepadatan kendaraan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *