Jakarta, Berritisatu.com – Dittipirs) adalah investigasi ke saluran sindikat, yang mencakup pengiriman video malfake Borrhkrim Polry.
Read More : Tundukkan Dortmund, Bayer Leverkusen Dekati Bayern Munchen di Puncak Klasemen
Cyber โโBorecrim Purse Purse Brigadier Brigadir Jenderal Pemimpin Hitwavan Batang telah ditentukan oleh antusiasmenya, tersangka dikatakan tidak bekerja sendiri.
Kamis, dalam laporan surat kabar dan berkata:
Rubadier Jenderal Hiwavan menjelaskan bahwa FA terlibat dalam menerjemahkan dan membuat gambar panjang yang telah digunakan oleh suara para pemimpin publik. Sementara itu, domba memiliki tanggung jawab mengirim gambar ke media sosial untuk menyebarkan gambar dengan baik.
Dia mengatakan antusiasmenya akan mengikuti anggota lain yang terlibat dalam sindikat.
“Kami mengikuti peran pihak lain. Tersangka tersangka, tanggung jawab mereka, peran mereka sebagai mereka yang mencoba mengungkapkan seluruh jaringan dapat menjadi karakter mereka.”
Tersangka (29) ditangkap pada 16 Januari 2025 di Central Lampang, Lampang.
Hakim Brigadir Jenderal Hiwan menjelaskan operan modus yang dibuat oleh para tersangka, menyebarkan gambar panjang menggunakan teknologi mata -mata (AI). Dalam video tersebut, gambar dan nada para pemimpin publik seperti Presiden Prabovo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka digunakan.
Read More : Denny Cagur Puas dengan Jawaban Pramono-Rano pada Debat Kedua Pilkada Jakarta
“Video telah dilakukan sebagai pejabat pemerintah yang dilaporkan ke penyediaan masyarakat.”
Video ini juga mencakup nomor video whatsapp dengan tujuan umum dari tersangka. Selain itu, korban dibebaskan untuk membangkitkan kembali formulir pendaftaran sebagai resepsionis, kemudian mencari uang untuk mengirim uang secara administratif.
“Setelah korban pindah, tersangka berjanji untuk mendukung uang itu. Namun, uang itu tersedia. Akhirnya korban ditipu untuk menaruh banyak uang.”
Penipuan ini telah dilakukan sejak 2020 menggunakan video yang mendalam dengan pejabat pemerintah dan populasi populer.