Jakarta, Beritasatu.com – Mabes Polri tengah memantau kasus perjudian online yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) terkait Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jakarta 2020 yang diperpanjang hingga 2024.
Read More : Bocoran Harga Tiket Konser Key “Shinee” di Jakarta
Diketahui, Menteri Koperasi Budi Ari Setiadi telah memberikan keterangan di Kementerian Komunikasi dan Pendidikan Tinggi bahwa terdakwa kasus perjudian online atas nama T adalah orang dekat salah satu pasangan calon di Jakarta pada tahun 2024. Pilkada Berdiri.
Menanggapi hal tersebut, Kabag Humas Polri Irjen Sandy Nugroho mengaku permasalahan tersebut merupakan hal biasa.
Faktanya, dinamika media sosial dan isu-isu berkembang, terutama pada saat pilkada, terus berkembang, kata Sandy kepada wartawan, Rabu (13/11/2024).
Sandi mengatakan Polri serius menyikapi permasalahan ini. Dia mengaku tidak akan memilih untuk menggoda pelaku.
โPolisi sedang bekerja, baik di pusat maupun di daerah, banyak laporan yang masuk ke humas,โ ujarnya.
Read More : Ribut dengan Trump Bikin Aset Elon Musk Anjlok Rp 198 Triliun
โNamun pasti akan kami jelaskan setelah kami mendapatkan datanya dari BareScream,โ kata Sandy.
Sandi mengatakan, kasus perjudian online saat ini masih dalam proses. Ia mengimbau masyarakat menunggu perkembangan lebih lanjut atas kejadian tersebut.
Mohon luangkan waktu, mohon doanya, mohon dukungannya agar kami bisa menyelesaikan ini sebaik mungkin, ujarnya.