Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binse Pandjaitan meyakinkan bahwa pembentukan kantor keluarga terjadi pada tahun 2025
Read More : Balas Balon Sampah, Aktivis Korsel Kirim USB K-Pop dan Drakor ke Negara Kim Jong-un
Studi Kantor Keluarga dilakukan sejak 2024 selama administrasi Presiden Joko Widodo. Jadi Luhut melanjutkan, kantor keluarga harus dilaksanakan tahun ini.
“Lanjutkan, (kantor keluarga) harus melanjutkan. Presiden ada di sini, kita hanya harus menghadapinya,” kata Luhut ketika ditemukan di Settiabudi, Jakarta, Rabu (15/1/2025).
“Jika saya menemukan Presiden Prabowo dan, jika saya bisa, kami bisa melakukannya bulan depan. Kami sudah lama belajar,” lanjutnya.
Luhut mengumumkan bahwa Indonesia memiliki ambisi untuk tidak menghilang di Malaysia, dengan kantor keluarga di negara terdekat yang bersaing.
Selain itu, Malaysia berhasil mengelola program pajak gratis untuk kantor keluarga.
Telah diketahui bahwa Indonesia tetangga telah mengkonfirmasi bahwa mereka menyediakan 0 % pajak untuk kantor keluarga yang berlokasi di kawasan hutan keuangan khusus di Kota Hutan.
“Kami tidak ingin kehilangan negara -negara tetangga kami. Aliran pemikiran bahwa kami harus membalikkan, tidak hanya menghitung keberuntungan saya, untungnya Anda harus memikirkannya,” katanya.
Read More : Lewat Lagu Galau, Yovie & Nuno Ajak Perjuangkan Cinta pada BTV Semesta Berpesta
Seperti yang dilaporkan sebelumnya, saat masih bertindak sebagai presiden, Jokowi memerintahkan pengembangan tim khusus untuk meninjau skema investasi kantor keluarga kaya yang gila di Indonesia.
Kantor Keluarga atau Kantor Keluarga, disebut oleh Binder Dijker Otte (BDO) sebagai lembaga yang dapat digunakan keluarga konglomerat untuk membantu mengelola kekayaan yang diperoleh dalam hasil bisnis.
BDO adalah perusahaan internasional yang terlibat dalam akuntansi publik, pajak, konsultasi, dan nasihat bisnis.
Kantor keluarga digunakan untuk mengelola keuangan dalam berbagai kebutuhan kehidupan untuk beberapa keluarga. Kantor keluarga dapat digunakan untuk mengelola pendidikan, liburan, dan melanjutkan kekayaan atau warisan untuk generasi berikutnya.
Kantor keluarga beroperasi sebagai penasihat keuangan umum yang dapat diatur sebagai lembaga terpisah atau terpisah dalam bisnis keluarga. Di kantor keluarga, ada akuntan, pakar investasi, ekonom, konsultan kepemilikan dan pengacara.