Jakarta, Beritasatu.com – Politisi senior Zulfan Lindan memuji kinerja Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di bawah kepemimpinan Hasto Atmojo Suroyo.
Read More : Pesta Rakyat Sambut Pramono dan Rano Jadi Pemimpin Jakarta Digelar di Lapangan Banteng
Menurut Zulfan Lindan, Suroyo bisa menjadikan LPSK benar-benar lembaga yang memberikan perlindungan efektif terhadap saksi dan korban. LPSK memiliki kapasitas maksimal memproses ribuan permohonan per tahun.
“Di bawah kepemimpinan Hasto Atmojo Suroyo, LPSK telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam melindungi hak-hak masyarakat paling rentan dalam sistem peradilan kita. Ini merupakan prestasi luar biasa yang tidak boleh diabaikan,” kata Zulfan Lindan kepada awak media, Rabu. (22). /22). 5/2024).
Zulfan juga menyoroti beberapa inovasi yang dilakukan LPSK. Salah satunya, kata dia, dengan membentuk komunitas saksi dan teman korban (WWVs) untuk memperkuat pelayanan. Kehadiran SSK membuka lebih banyak akses perlindungan. Sebab SSK menciptakan ruang kerja sama lintas sektoral.
“Kita harus mengakui dan mengapresiasi keberhasilan lembaga seperti LPSK dalam menjaga keadilan dan melindungi hak asasi manusia. Ini merupakan langkah penting dalam pembangunan sistem hukum yang inklusif dan adil,” jelas Zulfan.
Read More : Jalan Dakwah BTV, Anjuran Islam untuk Memuliakan Istri
Hasto Atmojo Suroyo kini telah memasuki masa pensiun dan sebagai gantinya ada tujuh pimpinan LPSK tahun 2024-2029 yang dilantik Presiden Jokowi beberapa hari lalu. Pimpinan baru tersebut adalah Anton P. Vibowo, Sri Suparjati, Susilaningtias, Vawan Fahruddin, Mahjudin, Brigjen (Purn) Achmadi dan Sri Nurherwati.