BEKASI, BERITASATU.COM – Sebagai hasil dari Sungai Ayong, berpengalaman Jalan Jatiwangi distrik dan distrik Barreled Barat, Bekasi Reency, Skriรฐa. Peristiwa ini menyebabkan gangguan dalam perjalanan untuk menghapuskan, jadi penduduk harus mencari cara lain.
Read More : Klarifikasi Nadya Mustika Rahayu Soal Rumah Tangga Diterpa Isu Tak Sedap gegara Hapus Foto di Medsos
Ketua RW 01, Amit, menjelaskan bahwa tanah longsor berlangsung pada hari Selasa (4/3/2025) di sore hari, ketika hujan lebat mencuci daerah tersebut. Peningkatan pelepasan air menyebabkan emisi dari Kali Ayong akhirnya mengurangi jalan setapak.
“Anda dapat melihat urutan kronologis dari Kali Ayong, serta daerah itu,” kata Amit ketika dikonfirmasi, Kamis (31.3.2025).
Landmark yang terjadi di desa Jatiwangi, Cikarang Barat membentuk lubang dengan diameter 8 meter dan panjang 7 meter. Untungnya, tidak ada korban karena tidak ada warga yang melewati insiden itu.
Akibatnya, akses ke desa Mekarwangi, desa Cikedokan, Cibice, Set, Cisaat Cut. Sebagian besar penduduk bekerja di kawasan industri MM2100 dan kantor harus menemukan cara lain untuk bertindak.
“Jika Anda ingin pergi ke daerah itu, Anda pertama -tama akan berbalik. Di antara anak -anak sekolah, mereka tetap diam,” keluh Amit.
Dengan menanggapi kejadian ini, Menteri Regional Bekasi, Dedy Supriyadi, mengatakan pemerintah daerah memetakan keputusan tentang perbaikan tanah longsor.
Read More : Jokowi Resmikan Kantor FIBA di Menara Danareksa Jakarta
“Kalau tidak, kami menyewa jembatan besi seperti Bailey, sehingga kegiatan masyarakat dapat dikembalikan ke normal, meskipun sementara. Perbaikan permanen membutuhkan waktu,” kata Dedy.
Dari hasil penilaian, panjang tanah longsor mencapai 20 meter, sehingga diklasifikasikan sebagai kerusakan serius dibandingkan dengan stadion di stadion dan jalan lain karena banjir selama tiga hari terakhir.
“Bridge Jatiwangi (yang mengalami tanah longsor) di Cicarang Barat adalah yang paling sulit. Penanganan dapat menggunakan dana darurat dengan menyewa Bailey Bridge,” tambahnya.