Pandeglang, longsor Beritatu.com-pandeglang melanda dua pembangun dan dinding pendukung tanah yang digali di desa Sadg, di daerah itu, Pandeglang Sabtu (15/02/2012). Satu orang selamat dan yang lain meninggal.

Read More : Banjir di Barru Robohkan Jembatan, Warga Dievakuasi

Dua korban, Ttisna (penduduk Kampung Kadu Seeng, desa Talagasari) dan Muslim (penduduk Kadu Keong, desa Sadgo), menggali pangkalan 160 sentimeter (cm) yang dalam di rumah oleh salah satu penghuni. Selama bekerja, tanah hingga 12 meter di dekat rumah tiba -tiba mendarat dan menyerang mereka.

Salah satu karyawan, Maman Suherman mengatakan dia meninggalkan tempat itu untuk membagi batu. Ketika dia kembali, dia melihat bahwa bumi adalah tanah longsor dan mengumpulkan dua rekannya.

“Pada awalnya, saya juga menggali, tetapi untuk mengambil batu yang terbagi untuk waktu yang singkat. Setelah beberapa kali ke depan dan ke belakang, tanah longsor tiba -tiba terjadi,” kata tanah longsor Maman Pandeglang di markas besar yang membuat sangat terkubur.

Maman, yang mengambil panik, segera meminta bantuan penduduk. Setelah 20 menit penelitian, korban Muslim ditemukan aman dan Tisna tidak dapat diselamatkan.

Read More : Kasus ART Lompat dari Rumah Majikan di Tangerang, 3 Orang Jadi Tersangka

Pemimpin negara Sadong Sofyan Rizki, yang datang ke tempat itu segera berfokus pada alat berat untuk membantu mengungsi. “Kami segera membawa excavator untuk mempercepat evakuasi. Muslim selamat dan Tisna meninggal,” kata Sofyan.

Peristiwa tanah longsor Pandeglang, yang memaksa para pembangun untuk mengubur dengan memperingatkan tentang pentingnya keselamatan kerja dalam proyek -proyek konstruksi, terutama ketika menggali tanah di ruang. Pihak berwenang harus meningkatkan pengawasan proyek serupa untuk menghindari peristiwa serupa di masa depan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *