Yakarta, Beritasatu.com – Untuk mempromosikan pemain sepak bola muda Indonesia, berlangsung dari Musim 2 dari Indonesia League 2 diluncurkan sebagai pemain untuk masa depan tim merah dan putih nasional. Acara ini diprakarsai oleh Inaspro, yang masih dalam perawatan Institut Kementerian Manajemen Dana Pemuda (LPUK) bekerja sama dengan Pt Bola Indonesia Mandiri.

Read More : Arus Balik Memuncak, 52 Persen Pemudik Sudah Tiba di Jakarta

Direktur KEMENPOR LPUK atau Indonesia Sport (Inaspro), Ferry Yuniarto Kono, mengatakan bahwa kompetisi sepak bola anak -anak Indonesia untuk musim 2 di Inaspro memimpin hingga 1.296 sekolah sepak bola (SSB).

“Anak -anak Liga Indonesia bukan hanya tur, tetapi program strategis untuk mempromosikan sepak bola Indonesia,” kata awal Liga Anak Indonesia di Kementerian Pemuda dan Olahraga di Yakarta pada hari Jumat (7/3/2025), mengatakan.

Persaingan untuk kategori U-10, U-11 dan U-12 akan berlangsung dalam dua fase, yaitu seri regional dari 10 hingga 12 Mei 2025 dan Seri Nasional dari 1 hingga 5 Juli 2025, yang akan berlangsung di Garudayaksa Field, Bekasi Regency.

Inaspro bersama dengan PT BIM sebagai penyelenggara yang didukung oleh perusahaan pakaian Durava ketika sponsor utama menyerang acara tersebut untuk berpartisipasi dalam 1.296 SSB dengan total 20.736 anak -anak dari 55 daerah regional di seluruh Indonesia. Jumlah peserta yang diarahkan meningkat secara signifikan dibandingkan dengan peristiwa pertama pada tahun 2024, dihadiri oleh 638 SSB dari 21 wilayah.

Ferry menjelaskan bahwa partainya berjanji untuk terus mempromosikan ekosistem sepakbola terbaik dan paling profesional. Oleh karena itu, partainya berpartisipasi sebagai bagian dari manajer acara yang bertujuan untuk menghancurkan benih atlet sepak bola top yang kemudian dapat bersaing di negara ini dan internasional.

“Anak -anak Liga Indonesia adalah platform bagi bakat baru untuk dikembangkan dengan sistem kompetisi yang lebih terstruktur dan jangkauan yang lebih luas,” katanya.

Direktur PT Bola Indonesia Mandiri, Anda ingin setiabudi, sebagai orang yang bertanggung jawab atas program ini, mengatakan partainya akan memastikan bahwa konektivitas anak -anak Indonesia memiliki standar tinggi baik dalam hal orientasi teknis, disesuaikan dan dalam jangka panjang.

Read More : Anjlok Besar, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 1,678 Juta Per Gram

Dia mengatakan dia ingin menawarkan kesempatan terbaik bagi anak -anak berbakat untuk berkembang di lingkungan profesional dan mendukung masa depan sepakbola nasional.

“Selain menjadi kompetisi bagi para pemain muda, koneksi anak -anak Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kualitas manajemen kompetisi di beberapa daerah,” katanya.

Adapun seri regional, ada 12 tim di usia (U-10, U-11, U-12). Dalam babak penyisihan grup, peralatan akan dibagi menjadi dua kelompok, yang masing -masing penuh dengan enam tim yang bersaing untuk perempat final, semifinal, dan final.

Selain itu, ada 32 tim dalam seri nasional dalam kategori usia. Fase kelompok dibagi menjadi empat kelompok, yang masing -masing penuh dengan delapan tim yang bersaing menuju kamar 16 -final, semi -final dan terakhir.

Pemenang koneksi anak -anak Indonesia ke setiap kategori usia akan menerima harga khusus, termasuk kesempatan untuk berpartisipasi dalam lebih banyak program pelatihan dengan klub profesional.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *