JAKARTA, BERITASATU.COM – Beberapa perjalanan cepat Whoosh mengalami istirahat karena layang -layang yang ditangkap di jaringan listrik kereta api. Pada Juni 2025, 50 acara berlangsung, yang menyebabkan penundaan hingga 50 menit.

Read More : Prabowo Undang Rektor PTN dan PTS se-Indonesia di Istana Kamis Besok

Direktur Jenderal Sekretaris Korporat CCIC, EVA, Presiden EVA, mengungkapkan gangguan bedah karena layang -layang, meningkat sejak April 2025 dan memasuki liburan sekolah.

“Pada awal tahun kami mendaftarkan sekitar tujuh hingga delapan acara sebulan. Namun, dari April dan liburan sekolah, jumlah ini meningkat menjadi lebih dari 20 acara sebulan. Ini harus menjadi masalah serius bagi semua pihak,” kata Eva, pada hari Selasa (24/6/2025).

Jumlah gangguan terbesar terjadi di daerah Bandar West, Cimah dan Bandung, terutama antara musim Padalrang dan Tegaluar. Diketahui bahwa wilayah ini memiliki permukiman yang berdekatan dengan cepat.

KCIC mengatakan bahwa permainan layang -layang dalam radius 500 meter di sisi kiri dan kanan rel kereta api cepat sangat dilarang. Tutup yang ditangkap pada kabel pasokan atas (LAA) dapat menyebabkan sirkuit pendek, istirahat energi, gangguan perjalanan, dan bahkan mengancam keselamatan, karena kecepatan kereta mencapai 350 km/jam.

“Setiap kali objek aneh terdeteksi, seperti layang -layang yang berkomitmen, polisi harus mengurangi kecepatan kereta, dan bahkan menghentikan perjalanan sejenak untuk memastikan keselamatan dan melepas layang -layang,” jelas Eva.

Read More : Tol Trans Jawa Pangkas Sepertiga Waktu Tempuh Perjalanan Logistik

Untuk menghindari acara serupa, ujung jari menerapkan lebih dari 530 karyawan keamanan yang tersebar di semua musim dan di sepanjang jalur operasi. Petugas patroli setiap 500 meter selama 24 jam.

“Kami saat ini sedang melakukan pengawasan langsung desa. Jadi jika kami bertemu mereka yang bermain di dekat jalur whoosh, mereka segera dididik oleh petugas,” tambah manajer komunikasi perusahaan Emir Monti.

Selain patroli, pendidikan untuk masyarakat masih terjadi dalam bahaya menciptakan layang -layang di sekitar kereta api kereta api yang cepat. KCIC juga menjalankan 1773 unit CCTV yang tersebar di jalur, stasiun dan kantor operasional, serta kerja sama dengan polisi.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *